Telur dan Daging Ayam Kembali jadi Bantuan Pangan

3 hours ago 8

BADAN Pangan Nasional mengusulkan telur ayam dan daging ayam karkas untuk program bantuan pangan tahun depan. “Tahun 2027 sudah kita usulkan. Tahun ini mungkin kalau dari Komisi IV DPR RI menghendaki revisi anggaran, maka akan dilaksanakan dalam tahun ini," kata Sekretaris Utama Bapanas, Sestama Edhy, dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Juni 2026.

Komisi IV DPR telah menyetujui pengajuan tambahan anggaran untuk Bapanas untuk 2027 senilai Rp 17,8 triliun. Anggaran itu salah satunya diperuntukkan untuk pelaksanaan program bantuan pangan yang membutuhkan pasokan daging ayam sebanyak 5,78 ribu ton dan telur ayam sebanyak 8,67 ribu ton. Adapun sasaran penerima program sebanyak 1,45 juta penerima.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pernyataan itu disampaikan Sarwo saat menerima audiensi Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), pada Rabu, 24 Juni 2026. Sarwo mengatakan, telur ayam dan daging ayam karkas pernah menjadi komoditas yang diberikan dalam bantuan pangan pada 2023 dan 2024.

Sarwo menjelaskan, usulan pemberian bantuan pangan berupa telur ayam dan daging ayam dilakukan sebagai upaya menstabilkan harga dua komoditas pangan itu.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono, yang turut hadir dalam audiensi, mengatakan pelaksanaan batuan pangan terdahulu memiliki dampak positif bagi peternak.

Ia mengatakan, Bapanas pernah menugaskan ID Food melalui Kementerian BUMN untuk menyalurkan bantuan pangan pengentasan stunting berupa 1 kilogram daging ayam dan 10 butir telur ayam kepada. Bantuan itu diberikan selama tiga bulan terhadap 1,4 juta keluarga atau sekitar 14 ribu ton per bulan. “Itu sudah cukup bagus menahan harga dan itu diakui oleh para peternak," kata Maino.

Dalam pelaksanaan bantuan pangan tersebut, pemerintah berkolaborasi dengan peternak rakyat mandiri kecil, mikro, dan menengah. Pada 2024, sebanyak 8.778 peternak yang terdiri dari 6.895 peternak ayam petelur dan 1.883 peternak ayam broiler berstatus mitra.

Selain program bantuan pangan, menurut Maino, Bapanas akan mendorong penyerapan produk unggas melalui pelaksanaan gerakan pangan murah setiap minggu. Tujuannya sama, yakni untuk mengerem harga peternak secara perlahan.

Upaya lainnya adalah penyerapan telur peternak oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilakukan secara nasional, bukan hanya daerah tertentu seperti di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Ia berharap dampaknya akan dirasakan peternak ketika program MBG aktif kembali setelah libur sekolah pada pertengahan Juli mendatang. "Kalau seluruh SPPG se-Indonesia serentak, pasti keangkat (harga) itu, karena total jumlah peternak mandiri 10 persen," kata Maino.

Ketua Umum Permindo Kusnan berharap agar integrasi serapan peternak rakyat mandiri terhadap program pemerintah dapat berjalan, termasuk mendukung rencana pengguliran kembali bantuan pangan telur ayam dan daging ayam di tahun ini. “Kondisi saat ini yang perlu diselamatkan adalah peternak yang kondisinya saat sedang tertekan dan untuk berlanjut agak berat," tutur Kusnan.

Read Entire Article
Parenting |