PRESIDEN Prabowo Subianto menerima kunjungan sejumlah perdana menteri pada pekan pertama Juli 2026. Prabowo bertemu dengan Perdana Menteri Singapura Lawrance Wong pada 5-6 Juli, kemudian dilanjut menyambut kedatangan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Perdana Menteri India bakal berada di Indonesia hingga 8 Juli mendatang. Pertemuan Prabowo dengan dua perdana menteri di waktu yang berbeda itu menghasilkan sejumlah kesepakatan. Berikut sejumlah poin pertemuan tersebut.
Pertemuan dengan PM Wong
Kedatangan PM Wong ke Tanah Air untuk menghadiri Pertemuan Tahunan Pemimpin Singapura-Indonesia atau Leaders’ Retreat di Jakarta pada 6 Juli 2026. Acara tersebut menjadi yang kedua kalinya, setelah Leaders’ Retreat terakhir saat Prabowo menemui Wong di Singapura pada tahun lalu.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan pertemuan Prabowo dan Wong bagian dari agenda tahunan kedua pimpinan negara. Dia berujar ada 26 kesepakatan yang ditandatangani antara Indonesia dan Singapura.
Salah satu yang disepakati kedua pimpinan negara menyoal Selat Malaka. Presiden Prabowo mengatakan Indonesia berkomitmen menjaga Selat Malaka sebagai jalur pelayaran internasional.
Dalam pertemuan bilateral itu, Prabowo menyatakan Singapura juga sepakat menjaga Selat Malaka sebagai lintasan yang bebas untuk semua pihak. Menurut dia, kawasan ini punya peran vital bagi negara-negara di sekitar.
"Kami harus pelihara keamanan, perdamaian di selat itu, dan juga keamanan dari polusi, dari kecelakaan, dan dari perompakan," ucap dia seusai pertemuan pada Senin, 6 Juli 2026.
Karena itu, ia berujar, Indonesia dan Singapura juga akan berkoordinasi dengan Malaysia dan Thailand untuk menjaga Selat Malaka terbuka bagi siapapun sesuai United Nations Convention on the Laws of the Sea atau UNCLOS 1982.
Selain itu, pertemuan Prabowo dan Wong turut membahas mengenai SMA Taruna Nusantara dan Sekolah Garuda. PM Wong mengatakan kedua negara bersepakat mempererat diplomasi di level warga dengan program pertukaran pelajar.
Wong mengatakan salah satunya lewat pertukaran pelajar siswa Sekolah Garuda, program Prabowo yang saat ini sudah berjalan. "Kami ingin mendorong lebih banyak pertukaran dengan Sekolah Garuda agar pemuda-pemuda kita bisa saling belajar," kata dia.
Selain itu, ia berujar, universitas di Singapura juga telah menerima kunjungan siswa SMA Taruna Nusantara Magelang pada April 2026 lalu. Perguruan tinggi Singapura, kata Wong, akan balas mengunjungi SMA Taruna Nusantara pada bulan depan. "Program seperti ini bisa membangun persahabatan dan saling pengertian antara bangsa kita," ucapnya.
Kerja sama ekspor listrik juga menjadi topik pembahasan dalam pertemuan Prabowo dan Wong di Indonesia. Prabowo berujar Indonesia telah meneken kerja sama dengan Singapura di bidang energi.
Badan Pengelola Investasi Danantara ditugaskan untuk menjalankan kerja sama perdagangan listrik lintas batas dengan Singapura ini. Ada tiga nota kesepahaman yang diteken dengan sejumlah perusahaan energi asal Singapura untuk mempercepat proyek perdagangan listrik lintas batas. Proyek ini ditargetkan memiliki kapasitas 3,4 gigawatt atau lebih pada 2035.
Danantara Investment Management (DIM) menandatangani dua nota kesepahaman dengan Keppel Electric dan Sembcorp Utilities, anak usaha Sembcorp Industries, untuk menjajaki kerja sama pembelian listrik rendah karbon yang diekspor ke Singapura.
Selain itu, Danantara turut menandatangani MoU dengan Singapore Energy Interconnection untuk memfasilitasi pertukaran informasi dan menjajaki kerja sama terkait aspek komersial maupun teknis pembangunan jaringan interkoneksi listrik lintas negara.
Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani mengatakan listrik yang diekspor ke Singapura akan berasal dari kapasitas pembangkit baru, sehingga terpisah dari pasokan untuk kebutuhan domestik. "Proyek ini menjadi katalis bagi industrialisasi hijau Indonesia. Interkoneksi dengan Singapura menjadi salah satu wujud dari transformasi strategis yang lebih besar," kata Rosan.
Pertemuan dengan PM Modi
Seusai melepas PM Wong, Presiden Prabowo langsung menyambut kedatangan PM Narendra Modi. Rombongan kenegaraan India ini mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Senin, 6 Juli 2026.
PM Modi bakal berada di Tanah Air selama tiga hari, yaitu pada 6 sampai 8 Juli. PM Modi sendiri tidak hanya berkunjung ke Istana Negara dalam lawatannya kali ini.
Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan PM Wodi dijadwalkan berkunjung ke Candi Prambanan pada Rabu, 8 Juli 2026. "Beliau berencana untuk mengunjungi Candi Prambanan karena salah satu dari kesepakatan yang diraih antara Indonesia dan India adalah upaya untuk melakukan pemugaran atau restorasi Candi Prambanan," kata Sugiono pada Senin, 6 Juli 2026.
Namun sebelum itu PM Modi akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta. Keduanya juga bakal melakukan pertemuan bilateral secara tertutup.
Indonesia dan India, Sugiono berujar, akan meneken sejumlah nota kesepahaman dalam kunjungan PM Modi kali ini. "Ada di bidang pertahanan, bidang pendidikan, kemudian di bidang kesehatan, kemudian ada juga di bidang pengembangan teknologi," ucap Sugiono.

















































