Sugiono dan Muzani Berencana Hadiri Pemakaman Ali Khamenei

1 week ago 17

MENTERI Luar Negeri Sugiono mengungkapkan rencananya hadir dalam pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Sugiono berujar akan berangkat bersama rekan separtainya di Gerindra, yaitu Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani, ke Iran pada 9 Juli 2026 nanti.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sugiono berujar telah menyampaikan rencana keberangkatan mereka kepada pemerintah Iran. "Kami masih menunggu jawaban waktu dan tempat di mana kami bisa menghadiri upacara pemakaman tersebut," kata Sugiono di Jakarta Timur, Senin, 6 Juli 2026.

Sugiono mengatakan awalnya pemerintah Indonesia sempat hanya mengutus Duta Besar RI untuk Iran Rolliansyah Soemirat. Sebab, saat menerima undangan pemakaman dari Iran, Indonesia sedang sibuk menyiapkan berbagai kunjungan kenegaraan dari beberapa negara sahabat ke Jakarta. "Beberapa pejabat kunci juga memiliki kesibukan yang tidak memungkinkan untuk ke sana," tuturnya.

Namun, Sugiono berujar, Indonesia lalu mendapat informasi dari Iran bahwa negara tersebut hanya memberi akses kepada pejabat di atas duta besar untuk acara pemakaman. Ia mengklaim Iran baru menyampaikan informasi itu pada Kamis, 2 Juli 2026 atau satu hari sebelum rangkaian upacara pemakaman dimulai.

Sugiono mengatakan Indonesia belum sempat mengirimkan pengganti setelah mendapat informasi tersebut. Saat ini, kata dia, Iran masih menyiapkan agar bisa menerima kunjungan dirinya dan Muzani sebagai wakil Indonesia.

Sejumlah pemimpin dunia dan delegasi resmi dari berbagai kawasan terus berdatangan ke Teheran, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada mantan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Seperti dilaporkan Anadolu, rangkaian upacara pemakaman itu resmi dilangsungkan pada Sabtu 4 Juli 2026 di Kompleks Mosalla Imam Khomenei.

Khamenei gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menyasar kediamannya pada 28 Februari. Ia tewas bersama anak perempuannya, menantu lelaki dan perempuan, cucu laki-laki, dan cucu perempuan yang masih balita. Putra lelakinya, Mojtaba Khamenei, yang terluka dalam serangan itu, kemudian dipilih menjadi Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya.

Sejumlah figur asing yang menghadiri prosesi tersebut di antara lain Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev sebagai utusan Presiden Rusia Vladimir Putin yang kemudian hadir dalam upacara peringatan itu. Turut hadir Wakil Presiden Turki Cevdet Yilmaz, Presiden Irak Nizar Amidi dan Ketua Parlemen Irak Mohammed al-Halbousi.

Juru bicara panitia pemakaman Iran mengatakan jadwal resmi prosesi pemakaman masih berpeluang mengalami perubahan. Meskipun upacara penghormatan publik utama dilangsungkan pada Sabtu pagi. 

Berdasarkan jadwal agenda resmi, rangkaian upacara penghormatan akan berlangsung di Teheran sepanjang Jumat hingga akhir pekan dengan dihadiri kepala negara, pejabat tinggi, dan tokoh agama. Serangkaian upacara penghormatan untuk masyarakat umum dijadwalkan berlangsung pada 4 dan 5 Juli serta dilanjutkan dengan prosesi pemakaman utama di Teheran pada 6 Juli. 

Selanjutnya, rangkaian pemakaman akan berlanjut ke ibu kota suci Qom pada 7 Juli, sehari setelahnya upacara dijadwalkan di Irak, termasuk Baghdad, Najaf, dan Karbala. Pada Selasa almarhum akan disambut tokoh agama dan politik sebelum dibawa menuju sejumlah tempat suci Syiah.

Prosesi persemayaman dan pemakaman terakhir dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli di Kompleks Makam Imam Ali Reza di Kota Mashhad, Iran timur laut, yang merupakan salah satu tempat paling suci bagi umat Muslim Syiah. 

Geni Al Aziz berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Parenting |