SEORANG tahanan tindak pidana pencurian meninggal di dalam rumah tahanan atau Rutan Kepolisian Resor Serang di Banten, Jawa Barat. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Serang, Ajun Komisaris Andi Kurniady Eka Setyabudi mengatakan tahanan tersebut diduga kuat meninggal akibat serangan jantung saat dievakuasi ke klinik.
"Pada hari Selasa, tersangka AN sempat mengeluhkan rasa sakit kepada petugas jaga,” kata Andi dalam keterangan tertulis yang diterima Rabu, 8 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Merespons keluhan tersebut, tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan Polres Serang memberikan penanganan medis awal dan memberikan obat-obatan yang diperlukan.
AN jatuh sakit bertepatan dengan jadwal kunjungan atau besuk tahanan. Almarhum AN pun sempat bertemu dan berinteraksi secara langsung dengan pihak keluarganya. “Di sela-sela pertemuan itu, AN kembali mengeluh sakit dan meminta bantuan petugas,” ujar Andi.
Petugas rutan kemudian mengevakuasi AN menuju klinik terdekat di sekitar lingkungan Polres Serang. Namun, sekitar 15 menit setelah mendapatkan penanganan di klinik, tim medis menyatakan AN meninggal akibat mengalami henti jantung.
Andi memastikan kepolisian telah menempuh prosedur visum et repertum untuk memastikan penyebab kematian. Dari hasil visum luar, tim medis tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan, patah tulang, maupun luka lebam pada tubuh almarhum.
“Namun, tim medis menemukan adanya indikasi klinis serangan jantung, yang ditandai dengan pembuluh darah di mata yang berdarah serta keluarnya cairan dari alat kelamin,” kata Andi.
Personel Polres Serang juga berkoordinasi dengan keluarga korban untuk melakukan tindakan autopsi menyeluruh terhadap jenazah. Namun, menurut kepolisian, pihak keluarga menolak dengan alasan jenazah akan segera dibawa pulang untuk proses pemakaman.
Polisi pun melakukan pendampingan serta pengawalan dalam proses pemulangan jenazah dari Serang menuju kampung halaman AN di daerah Pesawaran, Lampung. “Kami dari Polres Serang mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya kepada pihak keluarga almarhum AN. Mudah-mudahan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan serta kesabaran,” ujar Andi.

















































