CANTIKA.COM, Jakarta - Era 1920-an kembali menjadi inspirasi dalam dunia mode, kali ini melalui tangan dingin desainer Sebastian Gunawan. Lewat panggung Sebastian Gunawan Signature Annual Fashion Show 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juli 2026, ia mempersembahkan koleksi bertajuk Jazz & Jasper, sebuah interpretasi modern atas semangat perempuan yang bebas, berani, dan elegan.
Berkolaborasi dengan Cristina Panarese, Sebastian Gunawan menghadirkan koleksi yang tidak hanya menghidupkan kembali estetika Roaring Twenties, tetapi juga menerjemahkannya ke dalam rancangan yang lebih ringan, fleksibel, dan relevan dengan perempuan masa kini.
Perpaduan Dua Karakter dalam Satu Koleksi
Perpaduan semangat kebebasan era 1920-an, sentuhan Art Deco, permainan tekstur jadi inspirasi koleksi terbaru Sebastian Gunawan yang ditampilkan di Mulia Fashion Week, Selasa, 7 Juli 2026/Foto: Doc. Sebastian Gunawan
Nama Jazz & Jasper mewakili dua karakter yang saling melengkapi. Jazz merefleksikan energi, ritme, dan kebebasan berekspresi yang identik dengan perkembangan musik dan budaya pada dekade 1920-an. Sementara Jasper terinspirasi dari batu yaspis yang dikenal melambangkan kekuatan dan keindahan abadi, sekaligus menjadi representasi kemewahan estetika Art Deco.
Inspirasi tersebut berawal dari pengalaman Sebastian Gunawan dan Cristina Panarese menikmati pertunjukan musik jazz di Paris. Momen itu kemudian berkembang menjadi koleksi yang memadukan nuansa klasik dengan pendekatan couture khas Sebastian Gunawan.
Berdasarkan tampilan koleksi di atas panggung, nuansa era 1920-an terasa kuat tanpa terjebak pada kesan kostum. Sebastian Gunawan justru mengolah siluet klasik menjadi lebih kontemporer melalui permainan volume dan konstruksi busana yang dramatis.
Warna Metalik hingga Nuansa Earth Tone
Pilihan warna dalam koleksi Jazz & Jasper mengingatkan pada kemewahan pesta-pesta era Art Deco. Emas, perak, hitam, merah, perunggu, hingga biru tampil bergantian dalam berbagai siluet.
Gaun metalik berpotongan tegas menghadirkan nuansa futuristik, sementara gaun bernuansa krem dengan detail bordir memberikan sentuhan vintage yang lebih lembut. Tak ketinggalan, rancangan berupa cropped crystal top yang dipadukan celana balon berstruktur menjadi salah satu eksplorasi paling berani dalam koleksi ini, memperlihatkan sisi eksperimental Sebastian Gunawan.
Aksesori Menyempurnakan Nuansa 1920-an
Perpaduan semangat kebebasan era 1920-an, sentuhan Art Deco, permainan tekstur jadi inspirasi koleksi terbaru Sebastian Gunawan yang ditampilkan di Mulia Fashion Week, Selasa, 7 Juli 2026/Foto: Doc. Sebastian Gunawan
Keseluruhan koleksi semakin kuat berkat sentuhan aksesori kepala karya Rinaldy A. Yunardi. Hampir seluruh model tampil mengenakan headpiece bergaya cloche modern yang identik dengan perempuan era 1920-an. Tata rias bernuansa smokey eyes dipadukan bibir natural, sementara rambut dibuat sleek sehingga menghadirkan karakter perempuan modern dengan sentuhan vintage yang elegan.
Cristina Panarese mengatakan koleksi kali ini menawarkan sesuatu yang sedikit berbeda dibanding karya-karya Sebastian Gunawan sebelumnya.
Menurutnya, Jazz & Jasper dirancang dengan pendekatan yang lebih santai melalui siluet yang longgar dan nyaman dikenakan tanpa menghilangkan identitas couture yang selama ini melekat pada rumah mode Sebastian Gunawan.
Melalui koleksi ini, Sebastian Gunawan kembali menunjukkan kemampuannya mengolah inspirasi historis menjadi karya yang terasa segar. Perpaduan semangat kebebasan era 1920-an, sentuhan Art Deco, permainan tekstur yang kaya, serta konstruksi busana yang modern menjadikan Jazz & Jasper bukan sekadar nostalgia, melainkan interpretasi baru tentang bagaimana perempuan masa kini dapat tampil anggun, percaya diri, dan bebas mengekspresikan dirinya.
Pilihan Editor: Gradasi Bayang Rembulan ala Sebastian Gunawan Menjelma dalam 50 Set Rancangan Menawan
ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.















































