TURNAMEN badminton veteran bertajuk Hundred Hoo Haa Cup 2026 mulai menarik perhatian komunitas internasional. Ajang yang akan digelar pada 12–14 Juni 2026 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, ini diproyeksikan menjadi salah satu turnamen senior terbesar yang pernah digelar di Indonesia.
Direktur turnamen, Marleve Mainaky, mengatakan sejumlah legenda bulu tangkis telah memastikan keikutsertaan. Nama-nama seperti Hariyanto Arbi, Flandy Limpele, hingga Bobby Ertanto tercatat sebagai peserta. Bahkan, pemain senior asal Cina, Gong Ruina, juga dikabarkan akan ambil bagian. “Masih banyak yang mau ikut, tapi belum daftar karena belum dapat pasangan,” ujar Marleve dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 22 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Turnamen ini tidak hanya menghadirkan atlet, tetapi juga figur publik dan pelaku industri yang akan berpartisipasi dalam beberapa kategori khusus. Format yang inklusif menjadi salah satu daya tarik utama, mempertemukan pemain amatir dan profesional dalam satu panggung kompetisi.
Marleve menyebut ide penyelenggaraan turnamen ini berangkat dari pengalamannya mengikuti berbagai kejuaraan senior dunia sejak 2018, di antaranya di Korea Selatan, Thailand, dan Taiwan. Dari pengalaman itu, ia melihat bulu tangkis bukan sekadar olahraga prestasi, tetapi juga ruang sosial yang mampu membangun jejaring lintas negara.
Ia bahkan pernah menjuarai World Senior 2020 di Korea Selatan bersama Hariyanto Arbi. Pengalaman tersebut menjadi dasar untuk menghadirkan turnamen dengan standar lebih profesional di Indonesia.“Sudah puluhan tahun kita begitu dan sudah waktunya membangkitkan komunitas bulu tangkis lintas negara,” kata peraih tiga gelar Piala Thomas (1998, 2000, 2002) itu.
Menurut dia, meski Indonesia dikenal sebagai salah satu kekuatan utama bulu tangkis dunia, ruang kompetisi internasional yang terstruktur bagi pemain senior masih relatif terbatas. Hundred Hoo Haa Cup hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Penyelenggara menargetkan sekitar 3.000 peserta dari berbagai negara. Hingga saat ini, lebih dari 700 pemain telah mendaftar, termasuk dari Singapura, Vietnam, Korea Selatan, Afrika, Belanda, Kolombia, Selandia Baru, Sri Lanka, hingga Thailand. Co-Founder turnamen, Marcia Hutagalung, menilai tingginya minat peserta menunjukkan besarnya kebutuhan akan turnamen veteran berskala internasional. “Antusiasme yang kami terima sejauh ini sangat tinggi, baik dari dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
Turnamen ini menyediakan total hadiah sekitar Rp 2,5–2,7 miliar, dengan sistem penghargaan yang mencakup setiap kategori. Marcia menekankan bahwa apresiasi tidak hanya penting bagi atlet profesional, tetapi juga pemain amatir. “Kami menganggap bahwa apresiasi itu tidak hanya untuk pemain profesional, pemain amatir butuh hadiah juga,” katanya.
Format Inklusif dan Variatif
Hundred Hoo Haa Cup 2026 menghadirkan berbagai kategori pertandingan, mulai dari kelas amatir (non-pelatnas) hingga profesional dengan rentang usia 35+ hingga 70+. Selain itu, terdapat kategori unik seperti 3-on-3, combined age, kategori VVIP yang mempertemukan pengusaha atau pejabat dengan atlet profesional, serta kategori U-35 Open.
Pada setiap kelompok usia, nomor yang dipertandingkan meliputi tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran. Seluruh pertandingan akan digelar di 25 lapangan secara bersamaan, menjadikan turnamen ini sebagai salah satu yang terbesar dari sisi skala teknis. Dari sisi industri, penyelenggara menilai ajang ini juga berperan dalam memperkuat ekosistem olahraga nasional dan menempatkan Indonesia sebagai pusat aktivitas bulu tangkis dunia.
Bagi para pelaku bulu tangkis, turnamen ini tidak hanya soal menang dan kalah. Marcia menyebut Hundred Hoo Haa Cup sebagai ruang emosional bagi para atlet yang ingin tetap terhubung dengan olahraga yang telah menjadi bagian dari hidup mereka. “Bagi banyak atlet, bulu tangkis adalah bagian dari identitas dan perjalanan hidup. Ini adalah momentum yang memberi makna bahwa perjalanan mereka belum selesai,” katanya.
Pendaftaran turnamen dibuka hingga 24 Mei 2026. Tahapannya berupa pengumuman peserta, drawing, hingga technical meeting menjelang pertandingan.
















































