Jakpro Percepat Konektivitas Jakarta Menuju Kota Global Lewat LRT Fase 1B

5 hours ago 5

INFO TEMPO - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro, terus mempercepat pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai sebagai upaya mendukung transformasi Jakarta menuju kota global.

Hal itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama Jakpro, Iwan Takwin saat mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B di Stasiun Rawamangun, Jakarta Timur, pada Selasa, 14 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia menjelaskan, aksesibilitas menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan kota global. Hal tersebut harus didorong dengan sistem transportasi publik yang terintegrasi dan mampu mendukung mobilitas masyarakatnya.

“Jadi salah satu indikator kota global adalah aksesibilitas, dan salah satu bentuk aksesibilitas itu adalah transportasi. Jakpro melalui pengembangan jaringan LRT Jakarta berupaya mendukung hal tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengembangan jaringan LRT Jakarta merupakan bagian dari komitmen Jakpro menghadirkan transportasi publik yang andal, aman, dan nyaman. Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas, mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik, sekaligus mendukung Jakarta menuju kota global.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau kesiapan sekaligus mengikuti uji coba operasional LRT Jakarta bersama Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Iwan Takwin, di Stasiun LRT Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa, 14 Juli 2026. TEMPO/Abdul Karim.

“Dengan adanya LRT ini, masyarakat Jakarta akan semakin mudah mengakses berbagai wilayah, konektivitasnya juga semakin nyaman. Itu menjadi bentuk dukungan kami agar Jakarta bisa semakin meningkat menjadi kota global,” katanya. “Harapannya dengan percepatan pembangunan ini Jakarta bisa masuk dalam 50 besar kota global.”

Diketahui, hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan jalur sepanjang 6,4 kilometer tersebut telah mencapai 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026. Dengan beroperasinya LRT Jakarta Fase 1B pada Agustus mendatang, total lintasan LRT Jakarta dari Pegangsaan Dua hingga Manggarai akan mencapai 12,2 kilometer dengan 11 stasiun.

Enam stasiun yang telah beroperasi yakni Pegangsaan Dua, Boulevard Utara, Boulevard Selatan, Pulomas, Equestrian, dan Velodrome. Dari Velodrome, jalur akan terhubung dengan lima stasiun baru, yaitu Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, Matraman, dan Manggarai.

Iwan menjelaskan, jika sudah beroperasi, LRT Jakarta yang telah terhubung hingga Manggarai ditargetkan mampu melayani sekitar 80 ribu penumpang setiap hari. Kapasitas tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan penggunaan transportasi publik di Jakarta.

Untuk memastikan kesiapan operasional, Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pun melakukan uji coba perjalanan menggunakan LRT Jakarta. Rombongan berangkat dari Stasiun Pegangsaan Dua, melintasi enam stasiun eksisting, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Rawamangun, Pramuka, dan Kayu Manis sebelum kembali berhenti di Stasiun Rawamangun. (*)

Read Entire Article
Parenting |