CANTIKA.COM, Jakarta - Bosan dengan konsep kafe minimalis yang itu-itu saja? Coba main ke kota Bekasi, ada Kafe Ngangsu yang bikin bulu kuduk kamu berdiri sekaligus memancing tawa. Kok bisa? Yuk, kita deep dive bareng-bareng.
Hidden gem di 'Planet Bekasi' ini menawarkan vibe yang bertolak belakang dengan tren pasar saat ini. Alih-alih disambut dengan senyuman ramah barista, kamu bakal dijamu oleh barista seperti seorang dukun! Menariknya, proses pemesanan menunya dikemas interaktif mirip sesi konsultasi spiritual yang penuh dengan humor.
Suasana Klenik di Tengah Kebun Remang-Remang
Terletak di tengah perkampungan, tepatnya di Jalan Ro'oh No. 96, Bojongsari, Jatiasih, Kota Bekasi, suasana klenik di kafe ini langsung terasa berkat dekorasi replika pocong dan kuntilanak di beberapa sudut. Tempat duduknya sengaja disebar dari halaman rumah hingga kebun kosong dengan pencahayaan yang dibuat remang-remang hangat.
“Kami terinspirasi dari candlelight dinner, bukan makan di tengah kuburan,” ungkap Benedictus Cleo Werdi, salah satu pendiri Ngangsu, kepada Tempo.
Jadi, alih-alih menakutkan, suasananya justru terasa tenang, romantis, sekaligus syahdu karena seluruh area makannya berada di ruang terbuka (outdoor) dikelilingi pepohonan.
Suasana kafe mistis Ngangsu di Jatiasih, Bekasi, 18 Juni 2026. Tempo/Savero Aristia Wienanto
Bawa Cita Rasa Kejawen Autentik ke Tanah Bekasi
Berdiri sejak Maret 2026, Cleo membangun Ngangsu bersama dua rekannya, Nur Latifah dan Alvin Guruh Saputra. Ide nyeleneh ini awalnya muncul sebagai strategi bertahan akibat keterbatasan modal untuk bersaing dengan kompetitor kafe besar di Bekasi.
Mereka kemudian mencari inspirasi langsung dari atmosfer daerah Imogiri dan lingkungan Keraton di Yogyakarta yang kental dengan nuansa Jawa kuno alias Kejawen. Menariknya lagi, bentuk gubuk-gubuk di kafe ini diadopsi dari arsitektur rumah tahan gempa yang populer di Yogyakarta pasca-gempa 2006 silam.
Untuk urusan menu, Ngangsu punya prinsip yang cukup berani. Mereka ogah sekadar mengikuti selera pasar Bekasi dan memilih untuk memperkenalkan cita rasa baru lewat menu racikan kopi rempah dan hidangan manis autentik seperti ayam bacem.
"Kami enggak mengikuti pasar, tapi berupaya agar pasar yang mengikuti kami," tutur Cleo yang mempelajari racikan kopi dan rempah ini secara autodidak sejak 2019.
Konsep Digital Detox Tanpa Wi-Fi demi Hubungan Personal
Di era di mana semua orang sibuk dengan gawai masing-masing, Ngangsu sengaja menerapkan konsep digital detox. Kafe ini sengaja tidak menyediakan fasilitas Wi-Fi ataupun stop kontak listrik.
Tujuannya para pengunjung yang datang bisa benar-benar saling mengobrol dan membangun bonding secara personal tanpa terdistraksi layar HP. Pihak manajemen bahkan memperlakukan setiap pelanggan layaknya teman dekat atau saudara sendiri.
Respons positif pun langsung berdatangan, salah satunya dari seorang pengunjung bernama Anne Wahid yang viral mengetahui tempat ini lewat Instagram.
"Kami benar-benar dijamu dengan menyenangkan dari awal sampai akhir dengan konsep konsultasi bersama dukun," kesannya gembira, terlebih karena seluruh menu di sini dibanderol dengan harga yang sangat ramah di kantong mahasiswa.
Berani enggak ajak circle kamu buat nongkrong sambil ngopi rempah di Kafe Ngangsu?
Pilihan Editor: Marugame Udon Buka Gerai ke-100 di Bekasi
SAVERO ARISTIA WIENANTO
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

















































