Kapal Tanker Pertamina Pride Berhasil Melintasi Selat Hormuz dengan Aman

6 days ago 43

INFO TEMPO - PT Pertamina International Shipping (PIS) memastikan kapal tanker VLCC Pertamina Pride telah melintasi Selat Hormuz dengan aman. Keberhasilan tersebut menandai bahwa kedua kapal milik PIS yang sempat tertahan sejak Maret lalu kini dapat kembali melanjutkan pelayaran dan beroperasi secara normal.

"Menyusul keberhasilan kapal Gamsunoro, kapal Pertamina Pride juga telah keluar dari area Teluk Arab dan melintasi Selat Hormuz semalam," ujar Pjs Corporate Secretary Vega Pita pada Rabu, 8 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Kapal Pertamina Pride mulai bergerak pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 13.00 waktu Dubai (16.00 WIB) dan berhasil melintasi area kritikal serta Selat Hormuz pada Rabu, 8 Juli 2026 pukul 00.15 WIB. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan bahwa mitigasi risiko dan pemantauan operasional yang dilakukan PIS berjalan efektif dalam menjaga keselamatan pelayaran di tengah dinamika kawasan.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI di Teheran, dan seluruh pihak atas dukungannya selama ini," kata Vega.

Sama seperti kapal Gamsunoro, pemilihan waktu dan rute Pertamina Pride untuk melintasi Selat Hormuz telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat dengan mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi. Mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab.

Selama pelayaran, kapal dimonitor selama 24 jam penuh. Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.

Vega menjelaskan, seluruh awak kapal Pertamina Pride berada dalam kondisi aman dan selamat. Kapal tanker berkapasitas 2 juta barel minyak mentah ini juga langsung melanjutkan perjalanan menuju Cilacap untuk mengantarkan dan menjaga ketahanan energi nasional.

Kapal Pertamina Pride diperkirakan akan menempuh perjalanan selama 15 hari dan tiba di Indonesia pada 23 Juli mendatang. PIS terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi keamanan di jalur pelayaran internasional serta berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan keselamatan awak kapal, keamanan muatan, dan kelancaran distribusi energi nasional.

"PIS menyampaikan terima kasih atas doa, dukungan, dan perhatian dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan sehingga kedua kapal, Gamsunoro dan Pertamina Pride, dapat berlayar keluar dari Selat Hormuz," tutur Vega.

Read Entire Article
Parenting |