INFO CANTIKA.COM - Indonesia tengah bersiap menyambut puncak bonus demografi yang diperkirakan terjadi pada periode 2030–2040. Pada masa tersebut, penduduk usia produktif yakni 15–64 tahun diproyeksikan mencapai lebih dari 60 persen dari total populasi, sehingga menjadi peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Agar peluang tersebut tidak terlewat, penduduk usia produktif perlu didorong untuk berkontribusi secara maksimal dalam pembangunan. Dengan demikian, bonus demografi dapat menjadi modal penting untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat.
Pembangunan sumber daya manusia ini tentu tak hanya menjadi kewajiban pemerintah pusat saja. Seluruh elemen bangsa wajib terlibat, salah satunya perusahaan swasta yang memiliki tanggung jawab yang sama lewat program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Seperti yang dilakukan oleh PT Astra International Tbk lewat salah satu program CSRnya yakni Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia Award atau Satu Indonesia Award (SIA). Program ini memberikan apresiasi kepada generasi muda yang berkontribusi positif bagi masyarakat di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Berikut perjalanan Satu Indonesia Awards, rangkaian program hingga profil juri SIA 2026.
Perjalanan Satu Indonesia Awards
SATU Indonesia Awards pertama kali digagas dan diselenggarakan oleh PT Astra International Tbk pada 2010 sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan untuk mengapresiasi generasi muda yang menghadirkan kontribusi dan dampak positif bagi masyarakat.
Selama 17 tahun terakhir, ajang ini telah menjadi ruang bagi anak muda Indonesia untuk membuktikan bahwa perubahan besar dapat berawal dari langkah sederhana. Seperti dari ide kreatif hingga aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
17 tahun berjalan, program ini konsisten membuka kesempatan bagi generasi muda berusia maksimal 35 tahun dari seluruh Indonesia untuk mendaftarkan karya dan program sosial mereka.
Hingga kini, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 penerima apresiasi dari berbagai daerah, mulai dari Sabang hingga Merauke. Mereka hadir dengan beragam solusi atas persoalan di lingkungan masing-masing, mulai dari inovasi teknologi, pemberdayaan masyarakat, hingga pelestarian budaya.
Rangkaian Program
Gelaran SATU Indonesia Awards ke-17 pada tahun ini mengusung tema “Terhubung dalam Aksi” dan sudah dilakukan kick-off pada Rabu, 1 April 2026 sebagai langkah awal dimulainya proses penjaringan terhadap lebih banyak generasi muda Indonesia yang memiliki inisiatif dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto mengatakan, melalui tema tersebut, Astra ingin menyampaikan bahwa kepedulian generasi muda perlu diwujudkan dalam kolaborasi dan aksi nyata agar dapat memberikan dampak yang lebih luas. Tahun ini, Astra memperkuat kolaborasi integrasi antara dua program kontribusi sosial unggulan Astra, yaitu SATU Indonesia Awards dan Desa Sejahtera Astra.
“Kami mendorong setiap inisiatif tidak berhenti sebagai ide, tetapi terus dikembangkan dan diimplementasikan secara berkelanjutan, termasuk menjangkau masyarakat hingga ke pelosok desa. Pada akhirnya, perubahan yang berkelanjutan lahir dari aksi yang saling terhubung dan diperkuat bersama untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” kata Boy Kelana.
Hingga saat ini, SATU Indonesia Awards telah melahirkan 792 generasi muda inspiratif yang berkontribusi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi. Sementara itu, Desa Sejahtera Astra telah membina 1.533 desa yang tersebar di 35 provinsi di Indonesia.
Melalui kolaborasi ini, Astra mendorong para penerima apresiasi SATU Indonesia Awards untuk berperan dalam mendukung pengembangan Desa Sejahtera Astra, sehingga inisiatif yang lahir dari para local champions penggerak perubahan dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Bagi yang ingin mengikuti program inspiratif ini, pendaftaran masih dibuka hingga 1 Agustus 2026. Periode pendaftaran berlangsung sejak 1 April 2026. Penerima apresiasi masing-masing akan mendapatkan dana pembinaan progam sebesar Rp65.000.000 serta pembinaan program. Berbagai kategori bisa diikuti mulai dari kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan dan teknologi. Berikut syarat penerima apresiasi 17th SATU Indonesia Awards 2026.
- Program diinisiasi oleh Individu atau kelompok.
- Inisiator atau ketua kelompok maksimal berusia 35 tahun pada saat periode pendaftaran.
- Inisiator atau ketua kelompok akan menjadi perwakilan atau representatif program dan tidak dapat digantikan.
- Program harus orisinal.
- Program yang dijalankan tidak terafiliasi dengan perusahaan, yayasan, atau institusi lainnya
- Program telah berlangsung minimal 1 tahun
- Program yang didaftarkan tidak pernah menerima manfaat dari Grup Astra
- Program yang didaftarkan belum pernah menerima penghargaan nasional/internasional.
- Program yang didaftarkan memiliki potensi dan/atau kesiapan untuk direplikasi dan/atau dikembangkan ke program Desa Sejahtera Astra.
- Bukan karyawan Grup Astra dan Mitra SATU Indonesia Awards.
- Dapat mendaftarkan diri sendiri atau orang lain yang memenuhi persyaratan SATU Indonesia Awards.
Dewan Juri 17th SATU Indonesia Awards 2026
Dalam upaya memilih kisah inspiratif anak muda terbaik bangsa, hadir sosok-sosok yang memiliki pengalaman, integritas, serta rekam jejak dalam memberikan dampak bagi masyarakat. Karena itu, Astra kembali menghadirkan jajaran dewan juri dari berbagai latar belakang untuk SATU Indonesia Awards 2026. Berikut profil 10 dewan juri SATU Indonesia Awards 2026 yang akan menilai karya-karya inspiratif dari seluruh Indonesia.
Prof. Nila Moeloek
Prof. Dr. dr. Nila Djuwita Faried Anfasa Moeloek atau yang lebih dikenal dengan Prof. Nila Moeloek merupakan dokter ahli oftalmologi, akademisi, dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia periode 2014–2019. Ia juga merupakan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi kemanusiaan dan kesehatan.
Prof. Fasli Jalal
Prof. Fasli Jalal merupakan seorang akademisi, pakar gizi, dan mantan birokrat yang dikenal luas atas dedikasinya di bidang pendidikan dan pembangunan keluarga. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Nasional periode 2010-2011, Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional pada 2013, dan saat ini aktif sebagai Rektor Universitas YARSI sekaligus Guru Besar Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta.
Tri Mumpuni
Tri Mumpuni adalah wirausaha sosial dan pelopor energi terbarukan di Indonesia yang mengembangkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH) untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Ia merupakan penggerak Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui akses energi dan penguatan ekonomi lokal.
Onno Widodo Purbo
Onno Widodo Purbo adalah seorang pakar teknologi informasi yang kini menjabat sebagai Rektor Instut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS). Pria kelahiran Bandung, 17 Agustus 1962 ini banyak dikenal orang sebagai “bapak internet Indonesia” karena kiprahnya dalam edukasi Linux dan open source, pengembangan internet murah berbasis komunitas, perintisan konsep RT/RW Net, serta inovasi wajanbolic sebagai solusi akses internet dengan antena sederhana.
Arif Zulkifli
Dikalangan media massa, Arif Zulkifli bukan lah nama yang asing. Ia adalah Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk yang telah memulai kariernya sebagai wartawan dengan menjadi reporter di Pusat Data dan Analisis Tempo pada 1993.
Sepanjang kariernya, ia meraih berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Elizabeth O’Neil Journalism Award dari pemerintah Australia pada 2010. Ia juga pernah menjadi anggota tim ahli dalam penyusunan konvensi PBB di Wina, Austria pada 2013, yang membahas peran jurnalisme investigasi dalam pemberantasan korupsi.
Dian Sastrowardoyo
Dian Sastrowardoyo sudah bergabung menjadi juri SATU Indonesia Awards setidaknya selama 8 kali. Ia mulai bergabung sebagai juri tamu sejak 2019 dan menjadi salah satu juri tetap hingga edisi 17th SATU Indonesia Awards 2026.
Ia dipilih sebagai salah satu juri lantaran kiprahnya sebagai pegiat seni dan juga pendiri yayasan Dian Sastrowardoyo yang berfokus pada tiga pilar utama yakni pendidikan, pemberdayaan perempuan, dan pelestarian seni serta budaya Indonesia.
Billy Boen
Billy Boen merupakan pengusaha dan tokoh pengembangan diri yang dikenal melalui inisiatif Young On Top (YOT), sebuah platform yang berfokus pada pengembangan mindset, kepemimpinan, dan karier generasi muda Indonesia. Melalui berbagai program, pelatihan, dan karya tulisnya, ia aktif mendorong anak muda untuk memiliki jiwa kepemimpinan sejak dini serta berani berkembang di bidang masing-masing.
Raline Shah
Karier Raline Shah mulai dikenal luas setelah memerankan tokoh Riani dalam film 5 cm pada 2012. Sejak saat itu, kiprahnya terus berkembang di dunia seni peran, modeling, hingga menjadi bintang iklan. Kini, ia juga dipercaya mengemban amanah sebagai Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Tak hanya berkiprah di industri kreatif, Raline juga aktif menyuarakan berbagai isu, khususnya pemberdayaan perempuan dan pengembangan generasi muda.
Diah Suran Febrianti
Diah Suran Febrianti merupakan Head of Environment & Social Responsibility Astra. Melalui posisinya di Astra, ia aktif memajukan program keberlanjutan dan kontribusi sosial di lima pilar yakni Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan, dan Teknologi.
Upaya tersebut berhasil mengantarkannya meraih penghargaan dalam ajang HR Asia Awards 2025 pada kategori HR Asia Sustainable Workplace Awards, sebagai pengakuan atas inisiatif berkelanjutan yang dijalankan perusahaan untuk menciptakan tempat kerja yang ramah lingkungan dan bertanggung jawab secara sosial.
Windy Riswantyo
Windy Riswantyo adalah Head of Corporate Communications PT Astra International Tbk yang bertanggung jawab atas strategi komunikasi perusahaan. Sebelumnya, ia berkiprah lebih dari satu dekade di Astra Life dan turut mengawal perjalanan perusahaan sejak masa awal pendiriannya. (*)
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.


















































