Mensos Jelaskan Skema Pencairan Bansos di Kopdes Merah Putih

6 hours ago 6

KEMENTERIAN Sosial menyiapkan skema baru penyaluran bantuan sosial (bansos) melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Nantinya, penerima manfaat tidak lagi harus mencairkan bantuan di kantor bank, melainkan dapat mengambilnya di gerai kopdes merah putih yang menjadi agen bank penyalur.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan mekanisme tersebut masih akan diuji coba dan belum mengubah aturan penyaluran bansos yang berlaku. Dalam tahap awal, bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) akan membuka agen di gerai KDKMP, sehingga proses pencairan tetap dilakukan melalui sistem perbankan.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Ini kami akan coba jajaki. Karena sekarang sudah mulai proses penyaluran triwulan III, nanti akan kami lihat dan simulasikan," kata Gus Ipul dalam Rapat Koordinasi Terbatas di Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Menurut Gus Ipul, ada 900 titik KDMP yang sudah siap beroperasi untuk simulasi. "Yang akan melayani nantinya adalah agen-agen dari perbankan," ujarnya.

Selama ini, kata Gus Ipul, bantuan sosial disalurkan melalui Himbara atau PT Pos Indonesia. Melalui skema baru tersebut, akses pencairan bantuan akan didekatkan ke tingkat desa agar lebih mudah dijangkau penerima manfaat.

Ia mengatakan, data penerima manfaat tetap dikelola oleh bank penyalur sehingga tidak ada perubahan mekanisme pendataan maupun penyaluran bantuan. Koperasi hanya menjadi lokasi pelayanan melalui agen bank.

Ada dua jenis bantuan sosial yang akan menggunakan skema tersebut, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). "KDMP itu kan posisinya di desa, sehingga penerima manfaat tidak perlu jauh-jauh dan bisa lebih mudah mengakses," ujar Gus Ipul.

Meski demikian, PT Pos Indonesia tetap akan berperan dalam penyaluran bansos bagi masyarakat di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta penerima manfaat dengan kondisi khusus, seperti lanjut usia dan penyandang disabilitas berat. Bagi kelompok tersebut, bansos tetap diantarkan langsung ke rumah.

Gus Ipul mengatakan pemerintah menyiapkan dua skema penyaluran bansos melalui Kopdes Merah Putih. Pada tahap awal, Himbara akan membuka agen di koperasi desa. Adapun pada tahap berikutnya, jika regulasi telah diubah, penyaluran bantuan dimungkinkan dilakukan langsung melalui Kopdes Merah Putih.

"Jadi, ada dua pilihannya. Pertama, pihak perbankan akan membuka agen di KDMP-KDMP. Yang kedua, kalau regulasinya sudah ada perubahan, bisa jadi penyalurannya lewat langsung ke KDMP. Tapi, untuk sekarang regulasinya memang melalui Himbara," katanya.

Selain menjadi lokasi pencairan bansos, Kemensos juga menyiapkan integrasi program lain dengan KDMP. Penerima manfaat akan didorong menjadi anggota koperasi desa, produk usaha mereka dapat dipasarkan melalui KDMP, dan kebutuhan pokok diharapkan dapat dibeli di koperasi menggunakan bantuan yang diterima.

Menurut Gus Ipul, langkah tersebut merupakan bagian dari integrasi program Kemensos dengan Koperasi Desa Merah Putih sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Pemerintah berharap keberadaan KDMP tidak hanya mempermudah akses layanan bansos, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi di tingkat desa.

Read Entire Article
Parenting |