Pemerintah Kantongi Rp 32 Triliun dari Lelang Surat Utang

1 week ago 54

KEMENTERIAN Keuangan melaporkan hasil lelang surat utang negara atau lelang SUN pada Selasa, 23 Juni 2026. Total penawaran investor yang masuk dalam lelang pekan ini mencapai Rp 55,08 triliun, meningkat dibandingkan penawaran lelang sebelumnya yang tercatat Rp 46,5 triliun.

Ada sembilan seri surat utang yang ditawarkan. “Menteri Keuangan menetapkan total nominal yang dimenangkan dari kesembilan seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp 32 triliun,” demikian pengumuman di laman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan pada Rabu, 8 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

SUN yang dilelang merupakan jenis obligasi jangka pendek yakni Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan utang jangka menengah dan panjang dengan bunga tetap atau Fixed Rate (FR). Sembilan seri SUN yang dilelang adalah SPN01260808 (new issuance), SPN12261008 (reopening), SPN12270708 (new issuance), FR0109 (reopening), FR0108 (reopening), FR0106 (reopening), FR0107 (reopening), FR0102 (reopening) dan FR0105 (reopening).

Seri dengan penawaran terbanyak adalah FR0109 dengan penawaran masuk tertinggi Rp 19,3 triliun. Imbal hasil atau yield tertimbang yang dimenangkan dari seri ini adalah 7,10442 persen dan akan jatuh tempo pada 15 Maret 2031. Dari penawaran yang masuk tersebut, pemerintah memutuskan memenangkan Rp 11,5 triliun.

Adapun yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan dari sembilan seri pada lelang kali ini berada di kisaran 6,90000 persen hingga 7,35786 persen. Pada lelang sebelumnya imbal hasil yang dimenangkan tercatat 6,90000 persen hingga 7,34948.

Angka serapan Rp 32 triliun kali ini sesuai dengan target awal. Sedangkan minat investor pada lelang kali ini meningkat dibanding lelang sebelumnya.

Pada lelang 23 Juni 2026 , Kemenkeu juga menawarkan sembilan seri surat utang negara dengan penawaran investor yang masuk Rp 46,57 triliun dan pemerintah memutuskan menyerap Rp 30 triliun.

Read Entire Article
Parenting |