PARTAI Solidaritas Indonesia (PSI) menjelaskan alasan mantan presiden Joko Widodo memilih Lampung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Jawa Barat untuk rangkaian kunjungannya pada bulan ini. Jokowi dijadwalkan mengunjungi tiga provinsi serta menemui dewan kader PSI dan relawan di wilayah itu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PSI Bestari Barus mengatakan, pemilihan lokasi ditentukan dari pengurus daerah mana yang paling cepat mengundang Jokowi. “Berbasis kepada siapa yang mengundang paling cepat,” kata Bestari dalam keterangannya pada Senin, 1 Juni 2026.
Selain itu, Bestari menilai Jokowi juga punya hubungan historis dengan ketiga provinsi. Menurut dia, sejumlah infrastruktur di Lampung, NTT, dan Jawa Barat dibangun ketika Jokowi masih presiden.
Ia mengingat kembali momen Jokowi pernah berhenti di jalan rusak di Lampung saat perjalanan dinas presiden pada Juli 2024. “Kita tahu Lampung itu sentuhan Pak Jokowi di sana cukup banyak. Ingat enggak dulu beliau berhenti di jalan yang busuk itu akhirnya diperbagus?" tutur Bestari.
Sementara itu, ia berujar, masyarakat NTT juga termasuk yang paling sering melihat Jokowi selama menjabat sepuluh tahun. "Masyarakat NTT itu banyak melihat dan menikmati hasil dari kunjungan Pak Jokowi selama beliau jadi presiden itu. Lebih dari 20 kali lho datang ke NTT itu," ucapnya.
Bestari berujar safari politik Jokowi akan mulai pada Juni ini dan berlangsung beberapa hari di masing-masing provinsi. "Harapan kami Pak Jokowi tetap sehat bersama PSI. Dan satu harapan jugalah yang tadi saya sampaikan, mudah-mudahan juga Pak Jokowi dapat menjelaskan posisi politik beliau hari ini sudah bersama PSI," kata Bestari.
Jokowi sebelumnya menyatakan siap kembali berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia setelah kondisi kesehatannya dinyatakan pulih. Agenda tersebut, menurut dia, bukanlah perjalanan khusus yang sudah dirancang sejak awal, melainkan memenuhi undangan dari masyarakat di berbagai wilayah.
“Ya ini, kan, saya banyak undangan-undangan dari daerah-daerah untuk hadir, dari masyarakat,” ujar Jokowi saat ditemui di Solo, Jawa Tengah, Senin, 25 Mei 2026, usai kembali dari Jakarta.
Presiden ke-7 Indonesia itu tidak menampik dalam sejumlah kunjungan nantinya akan bertemu kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di daerah serta para relawan pendukungnya. Ia menyebut kehadirannya merupakan silaturahmi. “Dan itu juga untuk memberikan motivasi dan juga ketemu dengan PSI di daerah. Terus juga ketemu dengan relawan di daerah. Ya, karena ada undangan,” katanya.
Jokowi tidak menjawab tegas saat ditanya kaitan agenda kelilingnya tersebut dengan PSI dan posisi putranya, Gibran Rakabuming Raka, menjelang pemilu 2029. Ia kembali menegaskan, kegiatannya hanya untuk memenuhi undangan dari daerah. “Ya, karena ada undangan dari daerah,” ucapnya singkat.
Sebelumnya, Ketua Harian PSI Ahmad Ali menyampaikan, kader PSI di daerah siap menyambut kedatangan Jokowi jika agenda kunjungan keliling tersebut benar-benar terlaksana. Menurut dia, kehadiran Jokowi akan disambut di berbagai wilayah oleh para kader partai.
“Kalau beliau turun, Insyaallah pasti setiap daerah yang dikunjungi oleh beliau pasti akan disambut oleh kader-kader PSI di daerah,” kata Ahmad Ali usai bertemu Jokowi di kediaman Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu, 20 Mei 2026.
Septia Ryanthie berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Pilihan editor: Seperti Apa Sejarah dan Dasar Hukum Sapi Kurban Presiden














































