CANTIKA.COM, Jakarta - Merasa kurang puas saat bercinta bukan berarti kamu “tidak jago” di ranjang. Faktanya, kualitas hubungan seksual bukan hanya soal teknik, tapi juga soal komunikasi. Tanpa komunikasi yang sehat, hubungan intim bisa terasa hambar bahkan canggung.
Para ahli hubungan sepakat, ada beberapa hal penting yang perlu dibicarakan agar momen berhubungan intim terasa lebih menyenangkan dan membuat pasangan makin lengket secara emosional.
1. Peka pada Isyarat Verbal dan Bahasa Tubuh
Menurut Carly S., pakar hubungan sekaligus pendiri Dildo or Dildon’t, salah satu tanda hubungan intim berjalan kurang baik adalah ketika pasangan saling mengabaikan komunikasi di ranjang.
Perhatikan apa yang pasangan katakan atau justru tidak katakan. Bahasa tubuh juga berbicara banyak. Apakah ia mendekatkan tubuhnya? Atau justru menjauh? Gerakan tangan, ekspresi wajah, hingga desahan bisa menjadi petunjuk tentang apa yang ia nikmati dan apa yang kurang nyaman.
Semakin peka kamu membaca sinyal-sinyal ini, semakin mudah menciptakan pengalaman yang memuaskan untuk kedua belah pihak.
2. Turunkan Ego, Utamakan Kenyamanan Bersama
Hubungan intim bukan soal menang atau kalah, melainkan soal kompromi. Jika ada perbedaan preferensi, misalnya soal penggunaan pelumas atau gaya tertentu cobalah berdiskusi tanpa menyalahkan.
Ego yang terlalu tinggi justru bisa menghambat keintiman. Dengarkan kebutuhan pasangan, sekaligus sampaikan kebutuhanmu dengan cara yang terbuka dan dewasa.
3. Percaya Diri untuk Mengungkapkan Keinginan
Kepercayaan diri memegang peran penting dalam kehidupan seksual yang sehat. Jangan ragu mengutarakan apa yang kamu sukai, ingin coba, atau butuhkan.
Sebelum berhubungan, kamu bisa membicarakan preferensi masing-masing. Setelahnya pun komunikasi tetap penting. Tanyakan bagaimana perasaannya, apakah ia nyaman, atau butuh sesuatu. Hal-hal kecil seperti menawarkan minum atau selimut bisa memperkuat kedekatan emosional.
Antusiasme juga tidak kalah penting. Ungkapkan apresiasi baik secara verbal maupun lewat sentuhan tentang apa yang kamu sukai dari pasangan, entah itu aroma tubuhnya, sentuhannya, atau caranya memperlakukanmu.
4. Jangan Memalsukan Orgasme
Memalsukan orgasme mungkin terasa seperti solusi instan untuk menghindari percakapan yang canggung. Namun dalam jangka panjang, hal ini justru merugikan kedua belah pihak.
Jika kamu belum mencapai orgasme, komunikasikan dengan jujur dan lembut. Beri tahu pasangan apa yang bisa membantumu mencapainya. Kejujuran akan membuka ruang untuk saling belajar dan berkembang bersama.
Intinya, kepuasan dalam hubungan intim bukan tentang sempurna, tapi tentang saling mendengarkan dan bertumbuh bersama. Dengan komunikasi yang terbuka, hubungan bukan hanya terasa lebih nikmat, tapi juga lebih intim secara emosional.
SHELAMITA AZZAHRA | HEALTHLINE
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.













































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357081/original/011599400_1758518426-expressive-young-girl-posing.jpg)



