Target Reza Arap untuk Film Harusnya Horror

13 hours ago 13

REZA Oktovian atau Reza Arap tengah menjalani debut sebagai sutradara dalam film komedi-horor bertajuk Harusnya Horror. YouTuber itu pun mengharapkan penyutradaraannya pertamanya ini bisa meraih hingga 4,3 juta penonton ketika tayang di bioskop.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Angka ya? 4,3 juta. Ekspektasi tinggi banget ya 4,3 juta," kata Arap di Jakarta Pusat pada Rabu, 1 Juli 2026. Ia menuturkan jika angka penonton rendah akan menyenggol egonya, khususnya jika tak menembus satu juta penonton.

Premis film ini berangkat melalui karakter penyuka serial anime yang kemudian meninggal. Demi bisa menonton episode terakhir anime favoritnya, sebagai setan, wibu ini terpaksa menerima tugas dari akhirat untuk menakut- nakuti 100 ribu manusia. Keadaan justru terbalik, alih-alih berhasil menakuti manusia, dengan kondisinya yang sama sekali tak menyeramkan, justru dia dimanfaatkan oleh sekelompok pembuat konten horor gadungan untuk menciptakan konten berbasis viralitas.

Reza menuturkan, selama proses pembuatan film itu dia terbantu dengan keterlibatan pelatih akting dan tim kreatif lainnya. Sebab, hal itu merupakan sesuatu yang baru bagi dia sebagai sutradara. "Jadi memang sangat menantang bagi saya dan teman-teman saya yang menjadi pemeran juga," tuturnya.

Kreator konten Yuka Theo (kiri), Garry Ang, sutradara sekaligus aktor Reza Oktovian (Reza Arap), dan produser pendamping Jimmy L. Lalwani berpose bersama di sela acara content day film Harusnya Horror di Jakarta, 1 Juli 2026. Tempo/Marvela

Dalam proses membangun cerita film ini, produser memberikan kebebasan kepadanya. "Jadi film ini menabrak semua aturan pembuatan film. Dari segi pengambilan gambar, apa pun itu benar-benar menabrak aturan dan itu akan jadi absurd sekali," katanya.

Tak Glorifikasi Kepergian Lula Lahfah

Reza Arap juga menuturkan Harusnya Horror merupakan sebuah karya yang patut dibanggakan, khususnya untuk mendiang Lula Lahfah. Sebab itu ia berkomitmen menjaga kualitas film fitur pertamanya itu, mengingat keluarga Lula juga sudah mempercayakan sepenuhnya proses produksi film kepada dirinya.

Lula Lahfah telah menjalani proses syuting film Harusnya Horor sebelum meninggal pada Jumat, 23 Januari 2026. “Keluarga almarhumah percaya-percaya aja kalau ini memang karyanya almarhumah. Saya kan masih sebagai pacarnya hitungannya, ya? Akan terus menjaga itu supaya hasilnya jadi yang terbaik, sih," tuturnya. 

Sebab itu Reza Arap mengatakan tim produksi Harusnya Horror sepakat tak menjadikan kepergian Lula Lahfah sebagai bahan promosi film. "Rumah produksi tidak akan mengglorifikasi kepergiannya almarhumah, karena menurut saya pribadi, karya itu abadi," kata dia.

Film Harusnya Horror dijadwalkan tayang di bioskop pada 20 Agustus 2026.

Read Entire Article
Parenting |