PADA bulan ini akan melintas dua komet yang bisa disaksikan di wilayah Indonesia setelah matahari terbenam, asalkan langit cerah. Menurut pegiat astronomi dari komunitas Langit Selatan Avivah Yamani di Bandung, kedua komet itu dinamakan C/2026 A1 (MAPS) dan C/2025 R3 (PanSTARRS).
Avivah menerangkan, C/2026 A1 (MAPS) merupakan komet pelintas dekat matahari (sungrazer). Komet itu diperhitungkan mencapai jarak terdekatnya dengan matahari pada Sabtu lalu, 4 April 2026, sejauh 161.000 kilometer. Jika tidak hancur, dia menambahkan, bintang berekor itu bisa diamati pergerakannya dari bumi dalam rentang jarak sekitar 143,8 juta kilometer di arah barat sekitar Rasi Bintang Cetus mulai 9 April hingga akhir bulan nanti. “Waktu pengamatannya sempit dari saat matahari terbenam sampai kisaran satu jam kemudian,” katanya pada Minggu, 5 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Selain itu tantangan lainnya bagi pengamat adalah tingkat kecerlangan komet yang redup sehingga butuh alat bantu berupa teleskop atau teropong. Dari hari ke hari posisi komet akan semakin tinggi di langit arah barat karena waktu terbenamnya bergeser semakin malam. “Pada pertengahan April ketinggiannya sudah sekitar 15 derajat saat matahari terbenam,” ujar Avivah sambil menambahkan komet itu pun akan bergerak terus ke rasi bintang lainnya di langit, yaitu ke rasi Taurus pada akhir April.
Meskipun bergerak, komet C/2026 A1 (MAPS) yang akan tampak seperti bintik dan kabur atau fuzzy ball itu terkesan diam. “Karena pergerakannya sangat lambat,” kata Avivah. Pergeseran posisi komet baru akan terasa jika pengamat membandingkan dengan bintang di sekitarnya dalam hitungan jam atau hari.
Sementara komet C/2025 R3 (PanSTARRS) diperkirakan akan mencapai jarak terdekat dengan matahari pada 19 April. Dari bumi, komet itu bisa diamati sebelum fajar pada 9-17 April di Rasi Bintang Pegasus di arah timur sebelum matahari terbit. Setelah itu komet akan menghilang dari pandangan karena posisinya dekat dengan matahari. “Baru bisa diamati lagi mulai awal Mei setelah matahari terbenam,” kata Avivah.
Keberadaan komet yang terus bergerak itu akan berpindah ke antar-rasi bintang di langit seperti Pegasus, kemudian ke Pisces, Aries, dan Cetus pada akhir April. Para astronom memperkirakan komet C/2025 R3 (PanSTARRS) bisa dilihat langsung oleh mata pengamat karena tingkat keterangannya yang cukup di langit gelap hingga kecerlangannya yang bisa setara planet. Khusus di belahan bumi selatan, komet akan menjadi obyek langit sore pada akhir April hingga awal Mei 2026.

















































