BUPATI Sukoharjo, Etik Suryani, tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK, Jakarta Selatan, pada Jumat pagi, 10 Juli 2026. Etik tiba di kantor KPK seusai terjaring operasi tangkap tangan atau OTT di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada Kamis, 9 Juli 2026.
Berdasarkan pantauan Tempo, Etik tiba di kantor KPK pukul 9.32 WIB. Ia mengenakan setelan kemeja putih berlapis rompi hitam dan terus berjalan menuju lobi Gedung Merah Putih tanpa mengucapkan sepatah kata pun kepada awak media.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Etik juga mengenakan kerudung dan masker hitam saat tiba di kantor KPK. Ia tak membawa barang apa pun setibanya di lembaga antirasuah.
Selain Etik, KPK turut menangkap empat orang dalam operasi senyap yang digelar di Sukoharjo. Empat orang tersebut juga telah tiba di kantor KPK, Jakarta. "Untuk pemeriksaan lebih lanjut," ucap Juru bicara KPK Budi Prasetyo lewat keterangan tertulisnya, Jumat.
Menurut Budi, kasus yang menjerat Etik berkaitan dengan dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Budi belum merinci kasus pemerasan tersebut karena KPK bakal mendalami keterangan sejumlah pihak yang terjaring OTT.
Profil Etik Suryani
Berdasarkan laman resmi Pemkab Sukoharjo, Etik Suryani lahir di Surakarta, 15 Maret 1963. Etik Suryani merupakan lulusan sarjana ekonomi di Universitas Surakarta pada 2010 dan melanjutkan karir pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Adi Unggul Bhirawa Surakarta dengan memperoleh gelar magister manajemen pada 2018.
Sebelum menjajal karir di politik, Etik Suryani pernah bekerja di Bank Bumi Arta Tbk selama 27 tahun sejak 1983-2010. Dalam periode tersebut, Etik juga mengikuti pendidikan dan pelatihan lokakarya kepemimpinan supervisor bagian A dan B pada 1995.
Kemudian, Etik Suryani mulai menjajal peruntungannya di karier politik dengan mengikuti pembekalan kader perempuan seluruh Jawa Tengah Dewan Perwakilan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP Jawa Tengah pada 2007. Setelah itu, ia juga mengikuti pendidikan pada Badan Sertifikasi Manajemen Risiko pada 2008-2009.
Tak hanya itu, Etik Suryani juga mengikuti pendidikan orientasi pengembangan kepribadian dan kepemimpinan Kementerian Dalam Negeri pada 2011 serta 2016.
Etik Suryani telah malang melintang menjajaki karier politiknya yang membawanya menjadi Bupati Sukoharjo periode pertamanya pada 2021-2025. Saat itu Etik berpasangan dengan Agus Santosa sebagai Wakil Bupati Sukoharjo.
Pada Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024, Etik kembali memenangkan pemilihan dan melanjutkan posisi bupati untuk periode 2025-2030. Dalam periode ini, Etik menggandeng Eko Sapto Purnomo sebagai Wakil Bupati Sukoharjo.















































