PEMAKAMAN pengusaha sekaligus politikus Partai NasDem, Rachmat Gobel, digelar dengan Upacara Pemakaman Militer. Upacara tersebut dihelat di rumah duka dalam rangka menyerahkan jenazah dari keluarga kepada negara.
Berdasarkan pengamatan Tempo di lokasi, upacara ini dilakukan oleh prajurit Komando Garnisun Tetap I/Jakarta, pengamanan DPR, dan sejumlah anggota DPR, salah satunya Charles Meikyansah sebagai Inspektur Upacara.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"(Lapor, upacara persemayaman jenazah siap dilakukan) Lanjutkan," kata Charles di lokasi pada Jumat, 10 Juli 2026.
Rachmat Gobel akan dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan. Sejumlah politikus NasDem, seperti Rajiv dan Martin Manurun turut mengatar jenazah ke tempat peristirahatan terakhir.
Rajiv mengatakan, Rachmat Gobel bukan sekadar kolega partai. Tetapi, juga sebagai kakak dan senior yang telah mengajarkan banyak hal.
"Saya mengenal beliau sebagai ekonom dari daerah yang disekolahkan di Jepang dan kembali untuk membangun daerahnya," kata anggota Komisi IV DPR Fraksi Partai NasDem ini saat dihubungi Tempo, Jumat, 10 Juli 2026.
Rachmat Gobel menghembuskan nafas terakhir pada Jumat, 10 Juli 2026 sekitar pukul 03.20 WIB.
Berdasarkan informasi yang dibagikan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim dan akun Instagram @rachmatgobel_rg, Rachmat wafat pada usia 63 tahun di Rumah Sakit Brawijaya, Jakarta Selatan.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyampaikan duka cita atas meninggalnya Rachmat Gobel. Dia mengatakan, tak pernah menyangka Rachmat akan berpulang dalam waktu yang lebih cepat. Sebab, beberapa waktu belakangan Rachmat masih terlihat segar bugar, bahkan melakukan tugasnya sebagai anggota DPR. "Kepulangan beliau sangat mendadak," kata Surya di rumah duka.
Dalam kenangan Paloh, Rachmat Gobel dikenal sebagai sosok pekerja keras dan tokoh wirausaha sebagaimana ayahnya, Thayeb Mohammad Gobel. Sifat tersebut ditunjukkan Gobel selama berkiprah di Partai NasDem dan menduduki jabatan Menteri Perdagangan hingga Wakil Ketua DPR periode 2019-2024. "Beliau pekerja keras, mudah bergaul juga. Saya merasa kehilangan seorang adik," ujar bos Media Group itu.















































