MENTERI Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan bahwa investasi menjadi penggerak utama untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 8 persen. Target tersebut berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.
Hal itu disampaikan Rosan saat memaparkan pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran kementerian tahun anggaran 2025. “Tahun 2025 merupakan tahun pertama pelaksanaan RPJMN 2025–2029 dan investasi selalu menjadi penggerak utama dalam rangka mencapai pertumbuhan 8 persen,” kata Rosan dalam Rapat Kerja Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat yang disiarkan melalui Youtube TVR Parlemen, pada Rabu, 15 Juli 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Dia menyampaikan untuk mendukung target tersebut dibutuhkan investasi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp 13.032,8 triliun untuk periode 2025–2029. Nilai tersebut setara 143 persen dari total realisasi investasi selama periode 2014–2024 yang mencapai Rp 9.117,4 triliun, atau meningkat sekitar 43 persen.
Dalam paparannya, Rosan Roeslani menjelaskan target pertumbuhan ekonomi meningkat secara bertahap sepanjang periode RPJMN 2025–2029. Untuk mendukung sasaran tersebut, investasi penanaman modal asing dan dalam negeri dinilai harus tumbuh secara konsisten setiap tahun.
Pada 2024, pertumbuhan ekonomi tercatat 5,03 persen dengan realisasi investasi mencapai Rp 1.714,2 triliun, melampaui target Rp 1.650 triliun. Sementara pada 2025, pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5,11 persen dengan realisasi investasi sebesar Rp 1.931,2 triliun atau melampaui target Rp 1.905,6 triliun.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2026 berada di kisaran 5,4–5,6 persen dengan target investasi Rp 2.041,3 triliun. Pada 2027, pertumbuhan ekonomi ditargetkan meningkat menjadi 5,8–6,5 persen dengan target investasi Rp 2.322 triliun. Target tersebut akan terus meningkat hingga mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen pada 2029 sesuai RPJMN.

















































