Sering Cemas Saat Nyantai? Bisa Jadi Kamu Alami Leisure Guilt

7 hours ago 12

CANTIKA.COM, Jakarta - Apakah kamu pernah merasa cemas saat libur kerja atau merasa tidak produktif saat proyek sudah selesai? Kalau kamu pernah mengalami hal itu, dalam dunia psikologi, fenomena tersebut disebut leisure guilt alias rasa bersalah saat punya waktu luang.

Lantas, kenapa otak kita seolah menolak buat santai sejenak? Simak penjelasan para pakar tentang leisure guilt beserta cara mengatasinya.

Faktor Penyebab Leisure Guilt

1. Jebakan Hustle Culture Sejak Kecil

Terapis pernikahan dan keluarga berlisensi asal California, Margaret Sigel, menjelaskan bahwa sebagian besar penyebabnya adalah budaya kerja keras (hustle culture). Budaya ini membentuk pola pikir bahwa nilai diri seseorang cuma diukur dari seberapa produktif mereka.

"Pola ini sering kali terbentuk sejak kecil di lingkungan keluarga yang selalu memuji prestasi, tapi mengabaikan pentingnya menikmati hidup," ujar Sigel dikutip dari laman Real Simple. "Begitu dewasa, mereka jadi sosok yang tidak bisa bersantai tanpa merasa bersalah."

Ditambah lagi, gempuran media sosial bikin kita sering kena FOMO (Fear of Missing Out). Melihat orang lain sibuk bikin startup atau latihan maraton bikin kita makin merasa ketinggalan.

2. Takut Sendirian dengan Pikiran Sendiri

Waktu luang tanpa agenda ternyata kerap membuat sejumlah dari kita merasa canggung karena harus berhadapan dengan pikiran sendiri.

Joanna Hardis, terapis spesialis kecemasan sekaligus penulis buku Just Do Nothing, menyebutkan bahwa banyak orang memilih tetap sibuk untuk melarikan diri dari perasaan tidak nyaman atau cemas.

"Strategi ini memang membalas ketidaknyamanan dalam jangka pendek, makanya otak kita terus-menerus mengulang pola sibuk yang sama," jelas Hardis.

3. Overstimulasi Layar Ponsel

Notifikasi yang terus berbunyi dan akses digital tanpa henti makin memperparah leisure guilt. Psikolog klinis Miranda Denison mengungkapkan bahwa kebiasaan memegang ponsel kapan pun, mulai dari membalas pesan saat nonton hingga scrolling di dalam lift, membuat otak kita terus-menerus terstimulasi.

Sistem saraf manusia, yang sejatinya butuh ketenangan, jadi overstimulasi karena terus-menerus dipaksa memproses informasi.

Do Nothing Itu Investasi Penting!

Sigel menegaskan bahwa istirahat bukan bentuk kemalasan, melainkan momen penting bagi sistem saraf untuk memulihkan diri (repair work).

Riset menunjukkan bahwa ide-ide paling kreatif justru lahir saat otak berada dalam kondisi rileks dan tidak fokus pada satu tugas berat. Contohnya, kamu tiba-tiba dapat ide cemerlang waktu lagi melamun di kamar mandi!

3 Cara Mengatasi Leisure Guilt agar Bikin Rileks Maksimal

Jika kamu ingin mulai menikmati waktu luang tanpa bayang-bayang rasa bersalah, coba terapkan langkah-langkah simpel berikut:

1. Latihan 'Nganggur' dalam Durasi Singkat

Jangan langsung memaksakan diri untuk libur seharian tanpa ponsel. Mulailah dari hal kecil seperti berikut:

- Coba berdiri di antrean kasir tanpa mengecek ponsel.

- Bila sudah terbiasa, perpanjang durasi "bebas gawai" secara bertahap.

- Jadwalkan waktu istirahat di kalender harian, misalnya 20 menit di malam hari khusus untuk merajut, membaca, atau sekadar duduk di taman.

2. Bikin Mantra Andalan

Saat rasa bersalah muncul ketika kamu sedang santai, jangan langsung dilawan atau dihindari. Amati perasaan itu dan katakan pada diri sendiri:

"Nggak apa-apa kok kalau gue istirahat sekarang. Gue nggak perlu 'membayar' atau membuktikan apa pun cuma untuk sekadar istirahat."

3. Ubah Sudut Pandang

Ubah cara pandangmu terhadap waktu luang. Istirahat bukanlah hal yang mengurangi produktivitas, melainkan amunisi untuk recharge. Dengan energi yang pulih, kamu justru bisa memberikan hasil terbaik untuk pekerjaan, keluarga, dan hubungan asmaramu.

Kamu berhak menikmati waktu luang tanpa rasa bersalah. Ingat, do nothing juga merupakan bentuk self-care yang sangat dibutuhkan oleh fisik dan mental kamu.

Pilihan Editor: 10 Self-Love Activities Sederhana yang Bisa Kamu Lakukan Setiap Hari

REAL SIMPLE | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |