Ledakan di Grand Polonia Medan, Satu Korban Ditemukan Tewas

7 hours ago 10

PERSONEL Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) menemukan satu korban tewas dalam ledakan di perumahan Grand Polonia, Kota Medan.

Kepala Kantor SAR Medan Hery Marantika mengatakan satu korban ditemukan di bawah timbunan material bangunan yang roboh akibat ledakan. "Korban berjenis kelamin perempuan ditemukan Senin dinihari sekitar pukul 2.20 WIB," katanya kepada Tempo, Selasa, 21, Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Staf Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, mengatakan korban yang belum teridentifikasi itu ditemukan tewas di lantai 2. Tim penyelamat kesulitan mengevakuasi jasad korban karena tertimbun reruntuhan.

"Tim masuk ke dalam reruntuhan rumah melalui bantuan ekskavator. Tim membuka jalan lewat tangga ke lantai dua dan menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan. Dugaan kami ada dua orang lagi yang tewas di lantai dua. Saat ini kami masih bekerja," kata Sariman.

Berdasarkan data sementara, terdapat tujuh orang yang berada di dalam rumah. Ledakan yang terjadi menyebabkan rumah berlantai tiga di Jalan Perhubungan Udara/Mustang, Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia itu roboh.

Empat orang yang dinyatakan selamat teridentifikasi bernama Hasan; Jeavelin, seorang supir, dan kurir. 

Kepala Polisi Resor Kota Medan Komisaris Besar Calvijn Simanjuntak mengatakan penyebab ledakan di Perumahan Grand Polonia diduga karena kebocoran pipa gas tanam. "Kami masih terus menyelidiki,” kata Calvijn. 

Komandan Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Mohammad Rendra Salipu, mengatakan, Brimob menurunkan tim Penjinak Bom dan Tim Kimia, Biologi, Radioaktif (KBR) Detasemen Gegana, serta Tim Search And Rescue (SAR) Batalyon A Pelopor untuk mendukung pencarian korban di reruntuhan rumah. 

Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Sumut, Ajun Komisaris Besar Octorolas Simbolon mengatakan, tim Jibom melakukan sterilisasi dan pemeriksaan menyeluruh di lokasi guna memastikan tidak ada ancaman lanjutan. Adapun Tim KBR melaksanakan deteksi terhadap kemungkinan adanya paparan bahan berbahaya.

Read Entire Article
Parenting |