Fimela.com, Jakarta Menanamkan pemahaman tentang personal boundaries sejak dini adalah salah satu langkah penting dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang menghormati diri sendiri dan orang lain. Anak-anak yang memahami personal boundaries memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya dari situasi yang tidak nyaman sekaligus membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitarnya.
Namun, mengajarkan konsep ini pada anak-anak, terutama yang masih kecil, bisa menjadi tantangan tersendiri. Sering kali, konsep batasan terasa abstrak bagi mereka. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang kreatif dan sesuai usia agar mereka lebih mudah memahaminya. Salah satu metode yang bisa diterapkan adalah dengan menggunakan aktivitas lingkaran pertemanan, yang tak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif.
Metode ini dirancang untuk membantu anak memahami berbagai jenis hubungan sosial dan bagaimana bersikap sesuai dengan batasan yang sehat di setiap lingkarannya. Selain itu, kegiatan ini dapat disesuaikan dengan usia anak, mulai dari balita hingga remaja, sehingga menjadi panduan yang fleksibel untuk mendukung perkembangan sosial mereka. Dilansir dari Raising Children Australia, berikut langkah-langkah untuk mengajarkan personal boundaries pada anak.
Memahami Konsep Lingkaran Pertemanan
Lingkaran pertemanan adalah cara sederhana untuk menjelaskan jenis hubungan yang dimiliki seseorang dengan orang lain, mulai dari keluarga inti hingga orang asing. Metode ini mengilustrasikan hubungan tersebut melalui lingkaran-lingkaran bertingkat, di mana setiap lapisan menggambarkan tingkat kedekatan dan interaksi.
Di lingkaran terdekat, terdapat keluarga inti yang memiliki hubungan paling dekat dengan anak. Semakin jauh lingkaran, semakin berkurang tingkat kedekatan, seperti teman, kenalan, hingga orang yang tidak dikenal. Dengan memahami konsep ini, anak belajar bahwa setiap jenis hubungan memiliki batasan yang berbeda.
Melalui aktivitas ini, anak juga diajarkan untuk mengenali perilaku yang pantas dan tidak pantas dalam setiap lingkaran, misalnya kapan boleh memeluk atau kapan cukup dengan berjabat tangan. Pengetahuan ini akan membantu mereka membangun kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan orang lain.
Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Personal Boundaries
Agar pembelajaran tentang batasan menjadi lebih menyenangkan, cobalah melibatkan anak dalam aktivitas yang interaktif. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan gambar lingkaran pertemanan yang dapat diwarnai. Anak bisa diajak menggambar atau menempelkan foto anggota keluarga, teman, dan kenalan sesuai dengan posisi mereka di lingkaran.
Setelah itu, diskusikan dengan anak tentang bagaimana mereka bisa bersikap terhadap setiap kelompok dalam lingkaran tersebut. Contohnya, keluarga inti bisa mendapatkan pelukan, sedangkan teman mungkin cukup dengan berjabat tangan. Aktivitas ini tidak hanya membantu anak memahami konsep batasan, tetapi juga melatih keterampilan sosial mereka secara praktis.
Selain itu, gunakan skenario sehari-hari untuk memberikan contoh konkret. Misalnya, apa yang harus dilakukan jika seseorang yang tidak dikenal mencoba memeluk mereka atau bagaimana menolak permintaan yang membuat mereka tidak nyaman. Dengan memberikan latihan seperti ini, anak akan lebih percaya diri dalam menerapkan personal boundaries di kehidupan nyata.
Menyesuaikan Pendekatan Sesuai Usia Anak
Pendekatan dalam mengajarkan personal boundaries tentu perlu disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak. Pada anak usia 3 hingga 7 tahun, penjelasan sederhana dan permainan interaktif seperti menggunakan boneka atau kartu bergambar dapat membantu mereka memahami batasan dengan lebih baik.
Sementara itu, untuk anak usia 8 hingga 15 tahun, diskusi yang lebih mendalam dapat dilakukan. Libatkan mereka dalam percakapan tentang hubungan sosial, misalnya bagaimana bersikap terhadap teman di sekolah atau cara menangani situasi yang melibatkan tekanan dari orang lain.
Pendekatan ini juga memungkinkan anak untuk mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pendapat mereka, sehingga pembelajaran terasa lebih relevan dan bermanfaat. Semakin bertambah usia anak, mereka akan lebih mudah menerapkan konsep yang telah dipelajari dalam berbagai aspek kehidupan.
Memberi Contoh Langsung Lewat Perilaku
Anak-anak cenderung meniru apa yang mereka lihat. Itulah mengapa penting bagi orangtua untuk memberi contoh langsung bagaimana menghormati batasan dan menunjukkan empati. Mulailah dengan hal-hal kecil, seperti meminta izin sebelum masuk ke kamar mereka atau menghormati keputusan anak saat mereka mengatakan tidak pada sesuatu yang mereka rasa tidak nyaman. Tindakan-tindakan sederhana ini menjadi pelajaran nyata tentang pentingnya menghormati batasan.
Selain itu, tunjukkan empati melalui tindakan sehari-hari, seperti mendengarkan cerita mereka dengan penuh perhatian atau menunjukkan rasa peduli ketika mereka menghadapi kesulitan. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan penuh empati cenderung lebih mudah menerapkan sikap yang sama pada orang lain.
Mengajarkan personal boundaries bukanlah hal yang instan, tetapi dengan pendekatan yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang menghormati dirinya sendiri sekaligus menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain. Pastikan proses ini dilakukan dengan penuh kesabaran dan cinta agar mereka merasa didukung dan dihargai.
Penulis: Virlia Sakina Ramada
#Unlocking The Limitless
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034588/original/094740400_1733287509-fathers-day-concept-with-daughter-painting-fathers-lips.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034589/original/085292500_1733287514-kids-playing-around-calm-cosy-spaces.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034590/original/047525000_1733287516-freepik__expand__50298.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034591/original/019613100_1733287517-father-daughter-playing-home_23-2148514355.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5034592/original/022163600_1733287518-children-getting-ready-their-first-communion_23-2149378009.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5315309/original/099870800_1755156118-cute-little-girl-sleeps-sweetly-white-cozy-bed-with-soft-bear-toy-concept-children-s-rest-sleep-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5308312/original/079255600_1754541083-IMG-20250807-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357081/original/011599400_1758518426-expressive-young-girl-posing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5340022/original/079681600_1757141888-k-f-YrAZEWehoZE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402195/original/037256000_1762240170-Depositphotos_650596210_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5400546/original/029459800_1762139150-Depositphotos_848893266_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378297/original/027557900_1760238153-gautam-arora-OVDtgUhUPBY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5396825/original/065919600_1761793028-pregnant-woman-posing-park.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394611/original/082211300_1761636452-front-view-grandparents-granddaughter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327418/original/014991800_1756180726-alexandr-podvalny-TciuHvwoK0k-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4862644/original/012935100_1718273363-IMG_2787.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4701786/original/013309600_1703841814-jonathan-borba-Z1Oyw2snqn8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395215/original/007113100_1761665026-WhatsApp_Image_2025-10-27_at_13.37.11_2916f394.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5375405/original/050547600_1759921524-pexels-kelvinocta16-1973270.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4480557/original/011177200_1687687972-vivek-kumar-a-_1PPjnbUg-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5393893/original/037295700_1761620439-Depositphotos_678320432_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392895/original/012659200_1761534634-Depositphotos_557986956_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5131632/original/033958900_1739420740-pexels-runffwpu-2787861.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5390583/original/035695200_1761283022-Depositphotos_557974240_XL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4548967/original/094336900_1692782124-tanaphong-toochinda-FEhFnQdLYyM-unsplash.jpg)





























