5 Kebiasaan Sederhana yang Diam-diam Tingkatkan Kecerdasan Linguistik Verbal Anak, Yuk Segera Coba di Rumah!

2 weeks ago 13

Fimela.com, Jakarta Sahabat Fimela, pernahkah kamu terkejut saat melihat seorang anak berbicara seolah-olah lebih dewasa dari usianya? Anak-anak yang berhasil membuat orang dewasa di sekitarnya terkesan dengan apa yang mereka minta dan katakan ini dianggap memiliki potensi kecerdasan linguistik verbal yang tinggi, lho! Lalu apa sih yang dimaksud dengan kecerdasan linguistik verbal tersebut?

Kecerdasan linguistik verbal adalah kemampuan seseorang untuk memahami dan bernalar menggunakan konsep yang dibingkai dalam kata-kata. Kecerdasan ini juga didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk menggunakan kata-kata dan kombinasinya secara efektif dalam menganalisis informasi, berkomunikasi, dan memecahkan masalah. Dalam istilah yang lebih luas, kecerdasan ini terkait dengan pemecahan masalah, penalaran abstrak, dan memori kerja.

Wah, menarik sekali, ya? Tapi muncul pertanyaan: apakah kecerdasan ini hanya dimiliki oleh anak-anak tertentu sejak lahir? Jawabannya tidak sesederhana "iya" atau "tidak", Sahabat Fimela. Faktanya, kemampuan linguistik verbal bisa diasah dan dikembangkan, terutama sejak usia dini—selama anak mendapat stimulasi yang tepat oleh orangtua. 

Jadi, sebelum terburu-buru menyimpulkan anak kita "bukan tipe yang pandai bicara di depan umum", lebih baik, kita kenali terlebih dahulu potensi mereka dan dukung dengan kebiasaan-kebiasaan yang bisa menumbuhkan kecerdasan linguistik, ya. Lalu, apa saja sih kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan di rumah untuk mengasah keterampilan itu? Melansir dari laman Mentalup Co, setidaknya ada 5 kebiasaan yang bisa diterapkan untuk mengasak kecerdasan ini. Penasaran? Yuk, simak selengkapnya di bawah ini, ya! 

1. Meningkatkan Kegiatan Membaca

Pernah denger nggak, kalau anak yang suka membaca itu juga pandai berbicara. Bukan berarti ini terjadi secara alami ya, karena tergatung pada pola asuh orangtua di rumah. Oleh karena itu, kita bisa membiasakan mengajak anak untuk membaca buku cerita, puisi, drama, dan berita bersama-sama di rumah. Dorong anak untuk membaca teks yang beragam dalam berbagai genre sebanyak mungkin. Selain dapat mengasah kecerdasan linguistik verbal, ini juga akan membantu mereka mengatasi masalah seperti gangguan fonologis.

2. Dorong Anak Berinteraksi Secara Sosial Bersama Teman-temannya

Kedua, dalam mengasah kekecerdasan linguistik verbal anak, kita bisa mengajarkan mereka untuk mengambil bagian dalam perdebatan dan diskusi kecil-kecilan bersama teman-temannya, mulai dari menentukan siapa yang menjadi seorang polisi atau dokter saat bermain bersama. Atau kamu juga bisa mengikutsertakan anak dalam diskusi tentang tempat yang akan dikunjungi untuk berlibur. Hal ini dinilai efektif, karena debat dan diskusi adalah salah satu cara untuk memahami orang dan menanggapi mereka secara verbal. 

3. Rangsang Imajinasi Anak

Saat melihat anak-anak berimajinasi sendiri dengan mainannya, menggambar, dan bercerita tentang monster, jangan langsung dimarahi karena terlihat aneh, ya. Justru, ini bisa jadi tanda bahwa kamu harus mengasah keterampilan ini dan menjadikannya luar biasa.

Mendorong anak secara efektif terhubung dengan kekutan pikiran kreatif dan mengembangkan karya kreatif mereka sendiri adalah langkah cerdas dalam mengasah kecerdasan linguistik verbalnya. Selain itu, kamu juga bisa mengembangkannya dengan mengajak bermain permaianan imajinasi, sebagai salah satu aktivitas kecerdasan linguistik verbal yang paling penting untuk anak-anak prasekolah.

4. Dorong Anak untuk Membuat Jurnalnya Sendiri

Meski terdengar tidak seharusnya di usianya, tapi ternyata hal ini justru bisa merangsang kecerdasan linguistik verbalnya, lho, Sahabat Fimela! Menulis jurnal merupakan ide bagus untuk mencatat informasi baru dan melatih ekspresi verbal yang baru diperoleh. Kamu bisa memulainya dengan membelikan mereka buku harian dilengkapi dengan pernak-pernik lainnya untuk mempercantik jurnal harian yang akan diisi dengan apa yang sudah mereka lakukan sehari-hari. 

5. Gunakan Kata Baru untuk Berlartih

Terakhir, kamu juga dapat menggunakan latihan satu kata baru setiap hari bersama anak-anak untuk membangun kosakata yang lebih kuat dan meningkatkan kemampuan verbal mereka sebagai salah satu aktivitas kecerdasan linguistik verbal terbaik untuk mendukung mereka selangkah lebih maju lagi. 

Sahabat Fimela, itulah 5 kebiasaan sederhana yang bisa bantu tingkatkan kecerdasan linguistik verbal anak. Yuk, coba terapkan di rumah dan lihat sendiri manfaatnya!    

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Read Entire Article
Parenting |