Fimela.com, Jakarta Jika kamu memiliki anabul yang sudah tinggal bersamamu selama bertahun-tahun, bahkan hingga setelah kamu menikah dan memiliki anak, ia pasti sudah menjadi bagian penting dari hidupmu. Tak heran jika kamu mulai menganggapnya sebagai anak pertama dan teman setia yang diam-diam tumbuh bersama keluargamu.
Ketika kamu sudah mempunyai anak, secara otomatis kasih sayangmu akan terbagi menjadi dua, nyatanya hal itu tidak mengurangi kedekatan yang sudah terjalin. Memang benar, perhatianmu akan lebih tersita untuk merawat si kecil yang baru lahir. Namun tanpa kamu sadari, kehadiran anabul tetap memberi energi hangat yang tidak tergantikan. Ia mungkin hanya duduk di sudut ruangan, tapi keberadaannya menciptakan rasa tenang dan akrab, seolah semuanya berjalan seperti biasa hanya kini lebih ramai dan penuh cinta.
Seiring waktu berjalan, momen-momen kecil mulai terjadi. Si kecil mulai menoleh saat melihat anabul melintas, mengoceh sambil menunjuk, atau bahkan tertawa saat ekor bulu menyentuh kakinya. Interaksi cukup untuk menunjukkan bahwa hubungan mereka mulai terbentuk, alami dan perlahan. Dan kamu, sebagai orang tua, jadi saksi dari awal mula ikatan itu berkembang.
Nah, seperti apa sebenarnya dampak dari kebersamaan ini bagi tumbuh kembang anak? Yuk kita bahas!
1. Dapat Membantu Pembelajaran
Anabul sering menjadi teman bacaan yang tak menghakimi sehingga anak bisa membaca dengan lebih santai dan nyaman. Hadirnya hewan peliharaan di kelas atau rumah juga terbukti meningkatkan motivasi dan kemampuan membaca anak-anak.
2. Memberikan Kenyamanan bagi Anak-Anak
Saat merasa sedih atau cemas, banyak anak yang memilih pelukan anabul sebagai pelipur hati. Sekitar 40% anak melaporkan bahwa mereka merasa lebih tenang dan kurang resah ketika bersama hewan peliharaan.
3. Meningkatkan Kemampuan Mengasuh
Mengurus anabul sejak dini memberi anak kesempatan untuk belajar bertanggung jawab dan merawat makhluk hidup. Waktu yang dihabiskan untuk memberi makan atau memandikan hewan jauh lebih tinggi dibanding interaksi sesama anak, sehingga keterampilan mengasuh berkembang lebih kuat.
4. Menjaga Kesehatan Anak
Paparan dini terhadap hewan seperti anjing atau kucing dapat menurun risiko alergi, termasuk eksim. Studi menunjukkan bahwa anak yang hidup dengan dua atau lebih hewan peliharaan memiliki kemungkinan lebih kecil mengalami alergi dibandingkan anak tanpa hewan.
5. Membangun Ikatan Keluarga
Anabul mampu memperkuat ikatan keluarga lewat aktivitas bersama, seperti memberi makan, bermain, atau merawat mereka. Interaksi ini tidak hanya menyenangkan, tapi juga mempererat komunikasi dan kerjasama antar anggota keluarga.
Sahabat Fimela, tidak semua orang punya kesempatan menyaksikan anaknya tumbuh besar bersama hewan peliharaan yang sudah lebih dulu jadi bagian keluarga. Tapi jika kamu adalah salah satu yang mengalaminya, yakinlah bahwa ini akan menjadi kisah berharga di kemudian hari.
Yuk sayangi anabul kamu seperti kamu menyayangi anggota keluargamu!
Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.