BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengklaim tak ada diskriminasi dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional 2026 di Sulawesi Selatan (Sulsel). Wakil Kepala BPIP Rima Agristina mengatakan BPIP memonitor proses seleksi Paskibraka itu.
"Kami pastikan bahwa setiap proses itu juga dimonitor oleh BPIP. Jadi tidak ada tindakan diskriminasi tersebut," kata dia di Jakarta dipantau YouTube BPIP, Jumat, 29 Mei 2026.
Dia mengatakan pemerintah daerah sudah menjelaskan mengenai isu tersebut. BPIP juga sudah mengirim tim untuk mengecek. Dia mengklaim seleksi itu sesuai aturan.
"Kami mengecek memastikan bahwa penanganannya itu sesuai dengan peraturan yang ada," ujar dia.
Sebelumnya, Direktur Penyelenggaraan Program Paskibraka BPIP Pusat Fuad Lutfi menyatakan proses seleksi Paskibraka tingkat nasional berlangsung profesional dan objektif. BPIP menepis narasi yang mengaitkan seleksi dengan isu suku, agama, ras, maupun latar belakang tertentu.
Fuad mengatakan, para peserta diseleksi berdasarkan parameter nasional, bukan dengan mempertimbangkan latar belakang tertentu. “Seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dan dinilai berdasarkan indikator seleksi yang telah ditetapkan secara nasional,” kata Fuad, Kamis, 28 Mei 2026, dikutip dari keterangan tertulis yang diakses dari laman resmi Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Proses seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini ramai dibicarakan beberapa hari terakhir. Polemik bermula ketika seorang peserta berinisial CYL sempat masuk dalam tiga besar calon Paskibraka nasional, namun digantikan peserta lain secara mendadak. Pengganti CYL bahkan disebut tak masuk daftar 10 besar.
Komposisi awal tiga besar calon Paskibraka putri terdiri dari dua peserta asal Makassar, salah satunya CYL dan satu asal Bone. Daftar tiga besar itu disebut telah disetujui sebagian panitia. Namun belakangan, posisi CYL diganti secara sepihak oleh peserta lain asal Kabupaten Gowa. Pergantian itu ditengarai dilakukan tanpa proses seleksi tambahan yang jelas.















































