Bukan Internasional, Wamen Stella Christie Ungkap Alasan Pilih Sekolah Negeri untuk Sang Putra

1 day ago 4

CANTIKA.COM, Jakarta - Hari pertama sekolah selalu bikin emosi para orang tua campur aduk. Ternyata, hal yang sama juga dirasakan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie.

Melalui sebuah postingan yang menyentuh hati di Instagram resminya, Profesor lulusan Harvard ini membagikan cerita parenting yang relate dengan kekhawatiran sejumlah ibu bekerja di luar sana. Setelah sempat menjalani Long Distance Relationship (LDR) ibu dan anak antara Beijing-Jakarta selama 1 tahun 8 bulan demi kestabilan sang putra, Stella akhirnya memutuskan untuk memboyong putranya, Bayu, pindah ke Jakarta.

Alih-alih memilih sekolah internasional, Stella Christie dan sang suami, Bartlomiej Czech (Bartek), memilih memasukkan Bayu ke Sekolah Dasar (SD) Negeri di Jakarta!

"Akhirnya kami memutuskan memindahkan Bayu ke SD kelas 4 di Jakarta. Tapi bukan sekolah internasional!," tulisnya di Instagram, 13 Juli 2026.

Interesting, right? Yuk, simak alasan di balik keputusan besar sang Wamen!

Demi Belajar Menjadi 'Orang Indonesia' Seutuhnya

Bagi seorang akademisi yang lama berkarier di luar negeri, pilihan sekolah anak tentu beragam. Namun, Stella punya alasan yang sangat mendalam mengapa ia tidak memilih sekolah internasional untuk Bayu.

"Kenapa? Supaya Bayu sungguh-sungguh belajar menjadi orang Indonesia," ungkap Stella.

Pilihan ini diambil agar sang putra bisa membaur langsung dengan budaya, lingkungan, dan masyarakat Indonesia tanpa adanya jarak eksklusivitas.

Di mata Stella, masa pendidikan juga dasar adalah fase penting putranya belajar menulis dan membaca dalam bahasa ibu. 

Komitmen menyekolahkan Bayu di sekolah negeri juga sudah diterapkan sejak di Beijing yang menerapkan full bahasa Mandarin. Walaupun bukan orang Tiongkok, Stella ingin Bayu memanfaatkan sebaik-baiknya kesempatan tinggal dan hidup di sana.

Curhat Soal Pengorbanan dan Keraguan Seorang Ibu

Meskipun keputusan sudah diambil, Stella Christie tidak menutupi fakta sempat ragu memindahkan sekolah Bayu ke Jakarta. Butuh waktu 1 tahun 8 bulan untuk memilih jalan ini. Ketika ia diberi amanah menjabat sebagai wakil menteri hampir dua tahun lalu, terjadi beragam perubahan dalam hidup keluarganya. 

Stella dan suami memilih Bayu tetap melanjutkan sekolah di Beijing. Saat itu, Bayu duduk di kelas 2 SD. Pilihan yang tak mudah karena harus berjauhan, tapi mereka ingin tetap menjaga kestabilan untuk Bayu sambil memproses segala perubahan.

Stella berjibaku dengan sederet tugas wamen sembari menjalani peran ibu di Jakarta, sementara sang suami yang juga profesor di Tsinghua University lebih banyak mengambil peran mendidik Bayu secara langsung di Beijing. Dan, Bayu berjuang beradaptasi berjauhaan dari ibunya meski kerap ke Indonesia untuk melepas rindu.

Namun seiring berjalan waktu, Stella dan suami melihat waktu kebersamaan adalah momen berharga saat ini. Akhirnya, mereka memutuskan Bayu sekolah di Indonesia.

"Waktu-waktu yang tidak bisa kami habiskan bersama dan takkan pernah kembali—adalah keputusan yang tepat," akunya.

Pesan Hangat untuk Seluruh Orang Tua

Pada akhirnya, Stella menyadari bahwa semua orang tua di dunia ini disatukan oleh satu harapan yang sama, yaitu melihat anak-anak mereka tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik dan bahagia di masa depan, apa pun tantangannya.

Menutup ceritanya di momen tahun ajaran baru ini, Wamen Stella Christie pun memberikan suntikan semangat bagi para orang tua yang sedang mendampingi anak-anak mereka memulai langkah baru di sekolah. "Untuk semua orangtua yang anaknya hari ini mulai sekolah: semangat!" tandasnya.

Pilihan Editor: Perubahan yang Paling Dirasakan Stella Christie saat jadi Wakil Menteri

INSTAGRAM | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Parenting |