JUDE Bellingham tidak sepenuhnya sependapat dengan penilaian pelatih Thomas Tuchel terhadap penampilan Inggris meski kemenangan 2-1 atas Norwegia memastikan langkah The Three Lions ke semifinal Piala Dunia 2026. Laga tersebut berlangsung di Miami, Sabtu, 11 Juli 2026.
Sesaat setelah pertandingan, Tuchel menyebut Inggris tampil di bawah standar. Pelatih asal Jerman itu menilai timnya terlalu banyak melakukan kesalahan teknis, lambat dalam membangun serangan, dan beruntung bisa lolos ke empat besar.
"Kami mempersulit hidup kami sendiri, Hasilnya luar biasa, kami berada di semifinal. Tapi saya tidak senang dengan penampilannya. Kami ceroboh, terlalu banyak kesalahan teknis, tidak cukup cepat, dan kami beruntung," kata Tuchel seperti dikutip dari BBC.
Komentar tersebut rupanya tidak sepenuhnya disetujui Bellingham. Gelandang Real Madrid yang mencetak dua gol kemenangan Inggris itu mula-mula menjawab singkat ketika diminta menanggapi pernyataan pelatihnya. "Ini pertandingan yang berat. Semua pemain sudah bekerja sangat keras. Apresiasi saya untuk seluruh pemain yang tampil karena mereka sudah mengerahkan kemampuan terbaik dan berjuang sepanjang pertandingan," ujarnya seperti dilansir dari ESPN.
Dalam wawancara lain seusai laga, Bellingham menjelaskan alasan di balik responsnya. Menurut dia, penilaian terhadap performa tim tidak bisa dilepaskan dari konteks pertandingan yang berlangsung selama 120 menit dalam suhu tinggi, menghadapi pemain-pemain seperti Erling Haaland, Martin Odegaard, Antonio Nusa, dan Alexander Sorloth. "Mungkin dia tidak tahu bagaimana rasanya bermain dalam kondisi seperti itu melawan pemain-pemain seperti mereka," kata Bellingham.
Pernyataan itu menjadi respons langsung atas kritik Tuchel terhadap performa Inggris. Gelandang berusia 23 tahun tersebut menilai kerja keras para pemain sepanjang pertandingan juga layak mendapat apresiasi, terutama mengingat beratnya kondisi laga.
Tuchel Klarifikasi
Meski demikian, Tuchel menepis anggapan bahwa ia mengabaikan kerja keras para pemainnya. Dalam konferensi pers, ia mengatakan Bellingham tidak keliru ketika menyebut seluruh skuad telah berjuang maksimal. Namun, sebagai pelatih, ia merasa Inggris masih harus meningkatkan kualitas permainan jika ingin melangkah hingga final. "Bellingham tidak salah. Komitmen para pemain luar biasa. Tetapi kami harus bermain lebih baik," ujar Tuchel.
Perbedaan penilaian itu muncul di tengah pencapaian terbaik Inggris sepanjang turnamen. Dua gol Bellingham membalikkan keadaan setelah sempat tertinggal dari Norwegia dan membawa Inggris lolos ke semifinal.
Kini perhatian Tuchel bukan lagi sekadar hasil, melainkan bagaimana timnya memperbaiki performa menghadapi Argentina di semifinal. Komentar Bellingham menunjukkan para pemain merasa perjuangan mereka di lapangan sudah layak dihargai, terlepas dari kualitas permainan yang dinilai pelatih belum memuaskan.
Pilihan Editor: Prancis Makin Diunggulkan Juara Piala Dunia 2026. Mengapa?
















































