Kapolri Bertemu Jaksa Agung: Jangan Berpikir Kami Rival

1 day ago 9

JAKSA Agung Sanitiar Burhanuddin membantah isu rivalitas antara institusi Kejaksaan Agung dan Kepolisian RI. "Teman-teman, jangan berpikir kami ini rival, kami ini adalah versus, tidak," ujarnya dalam konferensi pers setelah pertemuan dengan Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, pada Senin sore, 13 Juli 2026 di Gedung Kejagung, Jakarta Selatan.

Burhanuddin, menuturkan bahwa kepolisian adalah sahabat. Ia menyebut telah mengenal Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sejak lama. Ketika dia menjadi Jaksa Agung, Listyo menjadi Kepala Kepolisian RI.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Burhanuddin, pertemuan ini bukanlah program baru. Persamuhan semacam ini sebenarnya sudah dilakukan sejak lama.

Dia pun membantah pertemuan itu imbas penetapan tersangka mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus atau Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah oleh kepolisian. "Kemudian jangan juga berpikir 'karena ada hal-hal sesuatu kemarin', ini adalah silaturahmi yang biasa kami lakukan."

Burhanuddin memandang, sinergitas antara kepolisian dan kejaksaan diperlukan. Menurutnya, hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Penuntutan yang baik, kata dia, akan menghasilkan putusan yang baik. "Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi," ujarnya.

Adapun Kapolri Listyo mengatakan hal yang sama. Dia menuturkan, kepolisian dan kejaksaan akan terus menjaga solidaritas dan sinergitas yang sudah terbangun. Selain itu, ada sejumlah hal yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut. 

"Untuk bagaimana ke depan, antara kejaksaan dan kepolisian sebagai satu ikatan aparat penegak hukum di dalam criminal justice system," ujarnya

Adanya Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Baru, kata Listyo, membuat kedua institusi mesti mensosialisasikannya bersama. Selain itu, wet baru itu membuat mereka harus memperkuat kemitraan. 

"Tadi ada rencana untuk meningkatkan program kemitraan, tukar-menukar pendidikan antara jaksa dan Polri, khususnya penyidik," kata Listyo. Dengan demikian, ia menilai, langkah koordinasi aparat penegak hukum dalam criminal justice system akan menjadi lebih baik.

Pantauan Tempo di lokasi, rombongan Kapolri hadir pukul 15.17 WIB. Pihak Kejagung dan Polri kemudian melakukan konferensi pers pada 16.03 WIB. Pertemuan itu terjadi hampir 45 menit.

Dalam audiensi ini hadir sejumlah pejabat. Dari Korps Adhyaksa, di antaranya ada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum, Asep Nana Mulyana; Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani;  Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi; Kepala Pusat Penerangan Hukum, Anang Supriatna; hingga Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Patris Yusrian Jaya.

Sementara Kapolri didampingi jajarannya, di antaranya ada Wakil Kepolisian RI, Komisaris Jenderal Dedi Prasetyo; Inspektur Pengawasan Umum, Komisaris Jenderal Wahyu Widada; Kepala Badan Intelijen Keamanan, Komisaris Jenderal Yuda Gustawan; Kepala Badan Reserse Kriminal, Komisaris Jenderal Syahardiantono, hingga Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Komisaris Jenderal Asep Edi Suheri. 

Read Entire Article
Parenting |