Tiga Pembunuh Polisi di Katingan Masih Buron

3 days ago 24

POLISI menangkap sembilan tersangka pembunuhan terhadap tiga personel Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resor Katingan, Kalimantan Tengah. Adapun tiga anggota sindikat narkoba yang diduga terlibat dalam penganiayaan hingga menewaskan ketiga polisi itu masih berstatus buronan.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso mengatakan tiga buronan tersebut ialah Pia alias Diyon, Darius alias Iyus, dan Ilue. Ketiganya merupakan warga Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. "Kami akan melakukan pengembangan penyelidikan dan memburu DPO," kata Eko dalam keterangan tertulis, Sabtu, 11 Juli 2026.

Eko mengatakan tim gabungan Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri dan Satuan Tugas Narcotic Investigation Center (NIC) menangkap sembilan tersangka tersebut. "Secara bertahap tim gabungan berhasil mengidentifikasi peran masing-masing pelaku beserta lokasi persembunyiannya," ujar Eko.

Menurut Eko, sembilan tersangka itu terdiri atas Sandy alias Ateng yang berperan membawa senjata api rakitan sekaligus menembak petugas; Dea Nabila alias Dea dan Isnan Melani Pebriansyah alias Roby yang membawa senjata api rakitan serta memprovokasi warga; Nimu yang membawa tombak dan memprovokasi warga; M. Lupie yang menembak petugas serta membawa parang; Bio, bandar narkoba yang turut menyerang petugas; Ramblan, pengedar sabu yang ikut menembak petugas; serta Perioe yang membawa mandau dan ikut menembak petugas.

Eko mengatakan rumah Bio di Desa Tumbang Kalemei menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan sabu. Lokasi itu semula menjadi sasaran operasi tim Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan. Namun Bio bersama komplotannya melawan petugas menggunakan senjata api rakitan, parang, mandau, tombak, dan senjata tajam lainnya hingga mengakibatkan tiga personel kepolisian gugur.

Ketiga personel tersebut ialah Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra, Ipda Anumerta Sumariyanto, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana. Markas Besar Polri kemudian memberikan kenaikan pangkat luar biasa anumerta kepada ketiganya.

Read Entire Article
Parenting |