Atlet Golf, Jesslyn Wijaya, Diduga Dibawa Paksa Keluarganya

3 hours ago 9

KEBERADAAN atlet golf putri, Jesslyn Wijaya Lay, hingga kini masih belum diketahui. Perempuan itu tiba-tiba hilang kontak setelah menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita pada Senin, 13 Juli 2026.

Pengacara Jesslyn, Andi Darti, mengatakan ada dugaan kliennya itu dibawa paksa oleh pihak keluarga. "Karena Jesslyn ini diduga tidak kuat tinggal bersama dengan orang tuanya," ujar Andi kepada Tempo, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Andi mengungkapkan, pihaknya memperoleh informasi bahwa Jesslyn dalam perjalanan ke Malaysia dari Bandara Ahmad Yani Semarang. Dia berada di pesawat yang sama dengan dua orang berinisial EA dan EI yang diduga adalah keluarga Jesslyn.

Dugaan Jesslyn dibawa paksa muncul karena perempuan tersebut tidak membawa keperluan pribadi sama sekali sebelum berangkat. "Semua benda pribadinya masih ada di apartemen," kata Andi. 

Menurut Andi, Jesslyn selama ini memang tinggal sendiri di Apartemen Mediterania, Pluit, Jakarta Utara. Pilihan itu diambil karena Jesslyn tidak betah tinggal bersama orang tuanya yang membuatnya merasa seperti dipenjara. 

Jesslyn sebelumnya diduga diculik oleh lima pria tidak dikenal setelah menghadiri acara ulang tahun neneknya. Perempuan itu digendong dan dibawa paksa oleh para pelaku ke dalam mobil pergi dari area restoran. 

Andi menuturkan, korban awalnya diantar ke restoran itu oleh kekasihnya, Evan. Keduanya juga sempat membeli kue ulang tahun bersama. Namun, Evan tidak ikut masuk ke dalam restoran dan hanya menunggu di mobil. 

Evan mulai gelisah setelah pacarnya itu tidak bisa dihubungi hingga pukul 21.30 WIB. Dia lalu menuju ke restoran dan mengetahui Jesslyn telah menghilang. "Orang-orang sudah tidak ada," ucap Andi. 

Menurut Andi, pihaknya hingga saat ini belum bisa menghubungi Jesslyn. Perempuan itu tidak pernah menjawab telepon maupun pesan yang dikirimkan lewat sosial media dan email, padahal handphone Jesslyn terdeteksi masih aktif. 

Misteri hilangnya Jesslyn kemudian dilaporkan ke Kepolisian Resor Metropolitan Jakarta Pusat. Laporan itu telah tercatat dengan nomor register LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Roby Heri Saputra, menyatakan pihaknya masih menyelidiki kasus itu. "Masih kami dalami untuk memastikan seluruh fakta yang terjadi," kata Roby seperti dilansir dari Antara

Read Entire Article
Parenting |