DEPUTI Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Ketut Sumedana, mendatangi Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu, 22 Juli 2026. Kedatangan mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan itu menarik perhatian karena berlangsung di tengah penyidikan dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berdasarkan pantauan Tempo, Ketut tiba di lokasi pukul 13.38 WIB. Saat ditemui wartawan, ia membantah kedatangannya berkaitan dengan pemeriksaan penyidikan ataupun pemanggilan mantan Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang. “Ketemu teman aja di sini. Kan Dirdik (Direktur Penyidikan) kawan saya satu angkatan,” kata Ketut, Rabu.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Ia juga menepis dugaan bahwa dirinya datang untuk membahas pemeriksaan Nanik. “Enggak lah, enggak ada hubungannya. Bukan,” ujarnya sambil melambaikan tangan.
Ketut baru dilantik sebagai Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN melalui Keputusan Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 20 Juli 2026. Saat ditanya mengenai penugasannya di BGN, ia mengatakan akan mengawasi pelaksanaan tugas di lembaga tersebut agar program berjalan sesuai sasaran.
“Mengawasi pelaksanaan tugas-tugasnya biar tepat sasaran,” kata dia.
Ketut membenarkan penunjukannya sebagai pejabat tinggi madya BGN berasal dari keputusan presiden. Saat ditanya apakah ada usulan dari Jaksa Agung mengingat latar belakangnya sebagai jaksa, ia menjawab singkat: “Iya lah.”
Meski menegaskan tidak ada kaitan antara kedatangannya dengan penyidikan perkara MBG, Ketut mengatakan hasil penyidikan Kejaksaan Agung tetap akan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi di internal BGN. “Apapun yang ditemukan oleh teman-teman penyidik, kami akan gunakan untuk perbaikan BGN biar lebih baik ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional merombak lima pejabat tinggi madya melalui Keputusan Presiden yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada Senin, 20 Juli 2026. Selain Ketut, Presiden melantik Prima Yosephine Berliana Tumiur Hutapea, sebagai Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola; Zainuri, sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran; Mariman Darto, sebagai Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama; serta Lili Khamiliyah, sebagai Sekretaris Utama BGN.


















































