Arbeloa Yakin Real Madrid Comeback di Markas Bayern Munchen

3 hours ago 6

MANAJER Real Madrid, Alvaro Arbeloa, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat menghadapi Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions di Allianz Arena pada Kamis, 16 April mendatang. “Jika ada tim yang bisa menang di Munchen, itu adalah Real Madrid. Siapa pun yang tidak percaya, silakan tinggal di Madrid, karena kami akan habis-habisan untuk menang di Jerman,” kata Arbeloa, seperti dikutip dari laman resmi klub.

Ia menilai kekalahan pada leg pertama sebenarnya bisa dihindari, terutama jika timnya tampil lebih disiplin pada babak kedua. “Kami menghadapi tim yang sangat kuat dan kami sudah mengetahuinya. Kami melakukan dua kesalahan yang berujung gol. Hal-hal seperti ini sudah kami bahas sebelum pertandingan dan saat jeda, tetapi tetap terjadi,” ujarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Real Madrid memang berada dalam posisi sulit setelah kalah di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu dinihari, 8 April 2026. Bayern mencuri kemenangan lewat gol Luis Diaz dan Harry Kane, sementara Madrid hanya mampu membalas melalui Kylian Mbappe.

Hasil tersebut membuat Bayern hanya membutuhkan hasil imbang pada leg kedua untuk lolos ke semifinal. Sebaliknya, Madrid wajib menang dengan selisih minimal dua gol di kandang Bayern.

Arbeloa menyebut kesalahan kecil bisa berakibat fatal saat menghadapi tim sekelas Bayern. “Melawan tim seperti ini, setiap kesalahan pasti dihukum. Kami sempat mencetak gol yang memberi harapan, tetapi sayangnya tidak mampu memanfaatkan peluang lain yang kami miliki,” kata dia.

Meski begitu,  Arbeloa menegaskan Real Madrid masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan pada leg kedua. “Kami sudah menunjukkan bahwa kami bisa menyakiti mereka dan mencetak gol. Kami punya banyak peluang. Kami akan belajar dari pertandingan ini,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya waktu persiapan tim dibanding Bayern yang dinilai lebih matang. “Mereka sudah lama bersama pelatihnya dan sangat paham cara bermain. Kami tidak memiliki banyak waktu untuk mempersiapkan pertandingan ini di lapangan, dan itu tidak mudah,” katanya.

Meski demikian, Arbeloa tetap percaya penuh pada skuadnya. Ia menilai timnya perlu lebih tenang saat menguasai bola, terutama setelah berhasil merebutnya dari lawan. “Ketika kami merebut bola, kami harus memberikan opsi kepada pemain yang menguasainya. Jika tidak, bola akan hilang lagi dan kami terus berada dalam tekanan,” kata dia.

Menurut Arbeloa, perbaikan dalam penguasaan bola menjadi kunci untuk menghadapi tekanan tinggi Bayern. “Kami harus lebih berani meminta bola, menguasainya, dan memanfaatkannya untuk mengatur tempo permainan,” ujarnya.

Arbeloa menilai dua gol Bayern tidak lepas dari kesalahan timnya sendiri, terutama dalam membangun serangan dari belakang. “Sebagian besar gol terjadi karena kesalahan. Saat mencoba membangun serangan, kami kehilangan bola dan tidak siap mengantisipasi. Itu yang dimanfaatkan lawan,” kata dia. Ia menegaskan pentingnya reaksi cepat setelah kehilangan bola.

Menjelang leg kedua, Arbeloa lebih menekankan aspek teknis dibanding mental. Ia juga memastikan para pemain tetap percaya diri menghadapi laga tandang tersebut. “Para pemain langsung mengatakan bahwa kami akan menang di sana. Mereka yakin, dan saya juga. Kami akan memberikan segalanya,” ujar Arbeloa.

Read Entire Article
Parenting |