The Doctor Pasok Sabu hingga Etomidate ke Jakarta dan Bima

4 hours ago 5

BADAN Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap peredaran narkotika yang berasal dari bandar Andre Fernando alias Ko Andre “The Doctor” kepada para pengedar di Indonesia. Ko Andre memperoleh berbagai jenis narkoba tersebut dari sejumlah pemasok di Malaysia.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Eko Hadi Santoso, mengatakan Ko Andre mengaku mendapatkan barang dari Hendra dan Tomy. “Hendra merupakan warga negara Indonesia asal Aceh yang tinggal di Malaysia, sedangkan Tomy merupakan warga negara Malaysia,” kata Eko dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 April 2026.

Melalui Hendra, Ko Andre diduga memperoleh 5 kilogram sabu dalam dua kali transaksi pada Februari 2026 dengan harga Rp 390 juta per kilogram. Ko Andre kemudian menjual barang tersebut kepada Arfan Yulius Lauw alias Refan, yang mengedarkannya di Indonesia. Polisi sebelumnya telah menangkap Arfan.

Arfan merupakan pengedar yang terafiliasi dengan Erwin Iskandar alias Ko Erwin. Ko Erwin dikenal sebagai bandar narkoba jaringan Nusa Tenggara Barat yang terkoneksi dengan mantan Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Bima Kota AKP Malaungi dan mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro.

Selain itu, Ko Andre juga memperoleh 500 pieces etomidate dari Hendra dengan harga Rp 1,6 juta per piece. Ia kemudian menjual barang tersebut kepada Ika Novita Sari alias Mami Mika pada Januari 2026. Mami Mika merupakan pengendali peredaran narkoba di diskotek White Rabbit, Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Ko Andre juga menjual narkoba jenis happy five sebanyak 50 bungkus dari Hendra kepada Mami Mika pada Desember 2025.

Sementara itu, melalui Tomy, Ko Andre juga memperoleh etomidate. Transaksi pertama berupa 250 pieces etomidate ukuran kecil dengan harga Rp 1,7 juta per piece pada Desember 2025. Ko Andre kembali memperoleh 397 piecesetomidate ukuran kecil dengan harga yang sama pada Februari 2026. Terakhir, ia mengaku memperoleh 700 piecesetomidate dari Hendra dengan harga Rp 1,7 juta per piece pada bulan yang sama. Seluruh barang tersebut, kata Eko, dijual kepada Mami Mika.

Eko menjelaskan Hendra dan Tomy diduga tidak saling mengenal atau memiliki jaringan terputus, dengan Ko Andre sebagai perantara. The Doctor berperan sebagai penghubung sekaligus penjamin antara Hendra dan Tomy dengan para pelanggan.

Berdasarkan hasil interogasi, Ko Andre mengaku mengenal Hendra melalui seorang temannya bernama Hendro alias Nemo. Sementara itu, hubungan Ko Andre dengan Tomy bermula saat ia bermain judi di Genting Highlands, Malaysia.

Ko Andre ditangkap di Penang, Malaysia, pada Ahad, 5 April 2026. Selanjutnya, polisi menerbangkannya ke Indonesia sehari kemudian setelah memperoleh Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).

Pilihan Editor: Siapa The Doctor, Bandar Sabu Koneksi Eks Kapolres Bima Kota

Read Entire Article
Parenting |